Kerja Amanah Rezeki Berkah

Kerja Amanah Rezeki Berkah
*) Oleh : Ubaidillah Ichsan, S.Pd. K. Mdy
Tapak Suci Putra Muhammadiyah (TSPM) Pimda 030 Jombang
www.majelistabligh.id -

​”Slight sustenance but a blessing is far more sufficient than abundant sustenance but brings anxiety. Blessing does not lie in the amount, but in the calm it brings.”
“(Rezeki sedikit yang berkah jauh lebih mencukupi daripada melimpah namun membawa gelisah. Keberkahan bukan pada jumlah, melainkan pada ketenangan yang dibawanya)”

​Bagi seorang Muslim, bekerja adalah ibadah dan manifestasi ketaatan. Setiap tetes keringat dalam mencari nafkah yang halal bernilai pahala besar di sisi Allah SWT. Sebagaimana firman-Nya:
​فَإِذَا قُضِيَتِ الصَّلَاةُ فَانْتَشِرُوا فِي الْأَرْضِ وَابْتَغُوا مِنْ فَضْلِ اللَّهِ وَاذْكُرُوا اللَّهَ كَثِيرًا لَعَلَّكُمْ تُفْلِحُونَ
​”Apabila salat telah dilaksanakan, maka bertebaranlah kamu di bumi; carilah karunia Allah dan ingatlah Allah banyak-banyak agar kamu beruntung.” (QS. Al-Jumu’ah: 10)

​Ayat ini menegaskan keseimbangan antara ibadah ritual dan kerja duniawi. Keberuntungan (Al-falah) bukan sekadar harta melimpah, melainkan keberhasilan menjaga syariat dalam setiap pekerjaan. Rasulullah SAW juga sangat memuliakan mereka yang mandiri dan jujur:
​مَا أَكَلَ أَحَدٌ طَعَامًا قَطُّ خَيْرًا مِنْ أَنْ يَأْكُلَ مِنْ عَمَلِ يَدِهِ وَإِنَّ نَبِيَّ اللهِ دَاوُدَ عَلَيْهِ السَّلَامُ كَانَ يَأْكُلُ مِنْ عَمَلِ يَدِهِ
​”Tidaklah seseorang memakan makanan yang lebih baik daripada hasil usahanya sendiri. Dan sesungguhnya Nabi Daud AS makan dari hasil usahanya sendiri.” (HR. Bukhari No. 2072)

​Bahkan, nilai kejujuran dalam profesi dijanjikan kedudukan yang sangat tinggi:
​التَّاجِرُ الصَّدُوقُ الأَمِينُ مَعَ النَّبِيِّينَ وَالصِّدِّيقِينَ وَالشُّهَدَاءِ
​”Pedagang yang jujur dan amanah akan dikumpulkan bersama para nabi, orang-orang shiddiq, dan para syuhada.” (HR. Tirmidzi 3/515 No.1209)

Jadi rezeki yang berkah adalah yang mendekatkan kita kepada Allah dan memberi ketenangan jiwa. Harta haram mungkin tampak cepat mendatangkan kekayaan, namun ia membawa kegelisahan. Mari luruskan niat: Bekerja amanah, menjemput rezeki berkah, demi hidup yang indah.

​Semoga bermanfaat.

 

Tinggalkan Balasan

Search