Dampak Buruk Suap Terhadap Kehidupan Masyarakat

Dampak Buruk Suap Terhadap Kehidupan Masyarakat
*) Oleh : Ubaidillah Ichsan, S.Pd. K. Mdy
Tapak Suci Putra Muhammadiyah (TSPM) Pimda 030 Jombang
www.majelistabligh.id -

“Honesty builds civilization, while bribery destroys justice.”
“(Kejujuran membangun peradaban, sedangkan suap menghancurkan keadilan).”

Suap merupakan perbuatan tercela yang merusak sendi-sendi kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara. Di tengah berbagai upaya pemberantasan korupsi serta perbaikan pelayanan publik yang terus dilakukan saat ini, praktik suap masih menjadi ancaman serius bagi terwujudnya keadilan dan kesejahteraan masyarakat.

Suap menjadikan hukum dapat diperjualbelikan, pelayanan publik menjadi tidak adil, serta merugikan masyarakat yang taat aturan. Akibatnya, kepercayaan masyarakat terhadap lembaga negara dan penegakan hukum dapat melemah. Padahal, Islam mengajarkan agar setiap urusan diselesaikan dengan jujur, amanah, dan sesuai ketentuan yang berlaku. Allah Swt berfirman:
سَمّٰعُوْنَ لِلْكَذِبِ اَكّٰلُوْنَ لِلسُّحْتِۗ
“Mereka sangat suka mendengar berita bohong dan banyak memakan yang haram.” (QS. Al-Ma’idah: 42)

Para ulama menjelaskan bahwa kata As-suht (harta yang haram) mencakup segala bentuk penghasilan yang diperoleh dengan cara batil, termasuk suap, sogokan, korupsi, dan penyalahgunaan amanah. Harta yang diperoleh dengan cara haram akan menghilangkan keberkahan hidup, merusak hati, serta mengundang murka Allah Swt. Rasulullah saw bersabda:
لَعْنَةُ اللَّهِ عَلَى الرَّاشِي وَالْمُرْتَشِي
“Laknat Allah atas pemberi suap dan penerima suap.” (HR. Ahmad No. 6984 dan Ibnu Majah No. 2313)

Hadis ini menunjukkan bahwa suap termasuk dosa besar karena merusak keadilan dan hak orang lain. Ancaman laknat tidak hanya ditujukan kepada penerima suap, tetapi juga kepada pemberinya, karena keduanya sama-sama berperan dalam melanggengkan kemungkaran.

Marilah kita menjaga diri, keluarga, dan lingkungan dari segala bentuk suap, sekecil apa pun. Dengan menegakkan nilai kejujuran, amanah, integritas, dan tanggung jawab, kita turut membangun bangsa yang bersih, berkeadilan, dan diridai Allah Swt. Semoga Allah senantiasa membimbing kita menjadi hamba-hamba yang mencintai kebenaran dan menjauhi segala bentuk harta yang haram.

Semoga bermanfaat.

 

Tinggalkan Balasan

Search