Lulusan Kristen Sibermu: Terinspirasi Hadis Nabi Ilmu Harus Bermanfaat untuk Sesama

Lulusan Kristen Sibermu: Terinspirasi Hadis Nabi Ilmu Harus Bermanfaat untuk Sesama
www.majelistabligh.id -

Nilai-nilai kebaikan dan kebermanfaatan hidup tidak mengenal batas perbedaan. Hal ini dirasakan betul oleh Rahmat Simbolon, lulusan Universitas Siber Muhammadiyah (Sibermu) penganut agama Kristen, yang mengaku tersentuh dan terinspirasi oleh hadis Nabi Muhammad saw tentang pentingnya menjadi manusia yang bermanfaat bagi sesama.

Inspirasi tersebut diperoleh Rahmat saat mengikuti mata kuliah Al-Islam dan Kemuhammadiyahan (AIK) selama menjalani Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) di Sibermu. Bagi Rahmat, proses pembelajaran di kampus digital Muhammadiyah ini memberikan banyak pencerahan moral dan spiritual.

“Saya seorang nonmuslim, penganut Kristen. Selama kuliah, saya mendapat banyak pencerahan lewat mata kuliah Al-Islam dan Kemuhammadiyahan,” ungkap Rahmat saat menyampaikan pesan kesan pada Milad ke-5 dan Wisuda ke-2 Universitas Siber Muhammadiyah di Bantul, Kamis (22/10/2026).

Rahmat menyampaikan apresiasi mendalam kepada Muhammadiyah yang konsisten menjadikan pendidikan sebagai sarana mencerdaskan kehidupan bangsa. Menurutnya, semangat perjuangan KH Ahmad Dahlan terus relevan hingga kini melalui berbagai inovasi pendidikan modern.

Ia menilai Muhammadiyah sukses menghadirkan pendidikan inklusif yang terbuka bagi seluruh lapisan masyarakat tanpa memandang latar belakang.

“Rumah besar Muhammadiyah mengajarkan tiga pilar utama: iman, ilmu, dan amal. Ilmu yang kita peroleh tidak boleh berhenti sebagai teori semata, melainkan harus diwujudkan dalam tindakan nyata. Sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi orang lain,” tegasnya.

Mewakili rekan-rekan wisudawan pada Wisuda Tahun Akademik 2026/2027 tersebut, Rahmat mengajak seluruh alumni untuk terus menebarkan nilai kebaikan di tengah masyarakat. Ia menegaskan pentingnya menjaga etika dan moral dalam setiap langkah menuju kemajuan.

“Kampus ini telah mengajarkan kita bahwa kemajuan tanpa akhlak akan kehilangan arah,” tambahnya.

Di akhir pesannya, Rahmat memuji langkah terobosan Muhammadiyah dalam mendirikan Sibermu. Kehadiran perguruan tinggi berbasis PJJ ini dinilai menjadi solusi nyata bagi masyarakat yang memiliki keterbatasan agar tetap dapat mengenyam pendidikan tinggi berkualitas.

Bagi Rahmat, pengalaman belajar di Sibermu menjadi bukti nyata bahwa pendidikan tidak hanya mengasah kompetensi akademis, tetapi juga menanamkan nilai-nilai moral untuk terus berbuat baik bagi sesama. (*/tim)

 

Tinggalkan Balasan

Search