Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Muhammadiyah Surabaya (UMSURA) menggelar edukasi sekaligus praktik menyikat gigi yang benar bagi siswa SDN UPT 239 Gresik, Sabtu (18/7/2026). Kegiatan yang melibatkan Tim Pengabdian Masyarakat Fakultas Kedokteran Gigi (FKG) UMSurabaya ini merupakan implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi melalui pengabdian kepada masyarakat, sekaligus upaya promotif dan preventif untuk membiasakan anak menjaga kesehatan gigi dan mulut sejak dini.
Sebanyak 107 siswa dari kelas IV, V, dan VI mengikuti kegiatan ini, terdiri atas 29 siswa kelas IV, 39 siswa kelas V, dan 39 siswa kelas VI. Kegiatan berlangsung interaktif dengan dukungan guru pendamping, mahasiswa KKN, dan Tim FKG UMSurabaya.
Edukasi diawali dengan penyuluhan mengenai pentingnya menjaga kesehatan gigi dan mulut. Tim FKG menjelaskan fungsi gigi dalam proses mengunyah, berbicara, serta mendukung tumbuh kembang anak. Siswa juga dikenalkan pada berbagai masalah kesehatan gigi yang umum terjadi, seperti karies, penumpukan plak, radang gusi, dan bau mulut, beserta penyebabnya, antara lain konsumsi makanan tinggi gula, kurangnya kebersihan gigi, dan teknik menyikat gigi yang belum tepat.
Selain itu, siswa diajak membiasakan menyikat gigi minimal dua kali sehari setelah sarapan dan sebelum tidur, mengurangi konsumsi makanan manis, memperbanyak buah dan sayur, serta memeriksakan kesehatan gigi setiap enam bulan sekali. Edukasi ini bertujuan menumbuhkan kesadaran bahwa menjaga kesehatan gigi merupakan kebiasaan yang harus dilakukan secara konsisten.
Usai penyuluhan, Tim FKG memperagakan teknik menyikat gigi yang benar menggunakan model gigi dan sikat gigi berukuran besar. Demonstrasi meliputi cara membersihkan permukaan luar, bagian dalam, permukaan kunyah, hingga lidah.
Selanjutnya, seluruh siswa mempraktikkan cara menyikat gigi menggunakan sikat dan pasta gigi yang telah disediakan. Tim Pengmas FKG bersama mahasiswa KKN mendampingi setiap peserta serta memberikan koreksi terhadap teknik yang masih kurang tepat sehingga siswa dapat mempraktikkannya dengan benar.
Antusiasme siswa terlihat sepanjang kegiatan. Mereka aktif bertanya, mengikuti arahan pemateri, dan mampu mempraktikkan teknik menyikat gigi dengan lebih baik setelah mendapat pendampingan. Kegiatan pun berlangsung lancar berkat dukungan pihak sekolah, guru, mahasiswa KKN, dan Tim FKG UMSurabaya.
Kepala SDN UPT 239 Gresik, Robi’atul Adawiyah, S.Pd., mengapresiasi pelaksanaan kegiatan tersebut.
“Tentunya saya berharap keberlanjutan dari kegiatan ini, terutama oleh tim Pengmas FKG UMSurabaya. Kegiatan ini juga saya kira menjadi pengalaman berharga bagi mahasiswa KKN dalam menghadapi kehidupan bermasyarakat,” tuturnya.
Sementara itu, anggota Tim Pengmas FKG UMSurabaya, drg. Adi Cahyo Purnomo, Sp.Ort., menekankan pentingnya membangun kebiasaan menjaga kebersihan gigi dan mulut.
“Karena edukasi terkait kesehatan gigi dan mulut sudah disampaikan, saya kira penting untuk menjaga minimal oral hygiene-nya terlebih dahulu. Karena jika oral hygiene-nya terjaga, maka karies pasti akan menurun,” jelasnya.
Ketua Kelompok 30 KKN UMSurabaya, Rizam, juga mengapresiasi antusiasme para siswa selama kegiatan berlangsung.
“Alhamdulillah, kami bersyukur atas antusiasme anak-anak terhadap kegiatan ini. Kami berharap keberlanjutan dari tim Pengmas FKG UMSurabaya terkait pemeriksaan kesehatan gigi dan mulut di SDN UPT 239 Gresik ini,” kata Rizam.
Ia juga berharap para siswa dapat menerapkan ilmu yang diperoleh dalam kehidupan sehari-hari sehingga terbentuk kebiasaan hidup bersih dan sehat sejak usia dini serta mampu menjadi teladan bagi keluarga dan lingkungan sekitarnya. (*/tim)
