Menteri Saudi Pastikan Kesiapan Tenda Jemaah Haji di Mina

Menteri Haji Saudi Tawfiq Al-Rabiah meninjau kesiapan tenda Mina untuk musim Haji 2026. (Foto: SPA) 
www.majelistabligh.id -

Pemerintah Arab Saudi memastikan kenyamanan jamaah menjelang musim haji 1447 H/2026. Menteri Haji dan Umrah Arab Saudi, Tawfiq Al-Rabiah, melakukan inspeksi langsung untuk meninjau kesiapan fasilitas tenda di Mina, pada Selasa (21/4/2026) waktu Arab Saudi.

Langkah ini dilakukan guna memastikan seluruh infrastruktur pendukung di padang Mina benar-benar siap menampung jutaan tamu Allah dari berbagai belahan dunia. Al-Rabiah menegaskan bahwa persiapan yang dimulai jauh lebih awal menjadi kunci keberhasilan operasional haji tahun ini.

“Persiapan yang dilakukan lebih awal terbukti meningkatkan kesiapan tenda dan efisiensi operasional. Hal ini bisa tercapai berkat koordinasi yang solid antara berbagai pihak terkait,” kata Al-Rabiah sebagaimana dikutip dari Saudi Press Agency (SPA), Rabu (22/4/2026).

Ada yang berbeda pada penyelenggaraan haji tahun ini. Al-Rabiah mengungkapkan bahwa kementeriannya memperkenalkan sistem elektronik baru yang dirancang khusus untuk memantau pergerakan jamaah secara real-time.

Sistem canggih ini berfungsi mengatur jalur keluar-masuk di kawasan Mina yang selama ini dikenal sebagai titik paling padat selama prosesi haji. Tak hanya mengandalkan teknologi digital, di lapangan pun pemerintah Saudi telah memasang rambu-rambu petunjuk yang lebih informatif di setiap pintu masuk dan keluar.

Rambu-rambu tersebut tidak hanya sekadar penunjuk arah, tetapi juga mencantumkan jadwal waktu keluar-masuk yang ketat serta instruksi keselamatan lainnya. Langkah ini diambil untuk meminimalisir potensi penumpukan massa di satu titik.

Menurut Al-Rabiah, seluruh inovasi dan perbaikan fasilitas ini bermuara pada satu tujuan utama: pengelolaan kerumunan yang lebih baik dan peningkatan standar keselamatan jamaah. Tragedi masa lalu menjadi pelajaran berharga bagi otoritas Saudi untuk terus memperketat pengawasan di area-area krusial.

“Upaya ini sejalan dengan komitmen kementerian untuk memastikan kesiapan layanan yang prima. Kami ingin memberikan pengalaman spiritual terbaik bagi jamaah,” tambahnya.

Langkah strategis ini juga merupakan bagian integral dari pencapaian Visi Saudi 2030 dan Program Pengalaman Haji (Pilgrim Experience Program). Melalui program ini, Kerajaan Arab Saudi bertekad melakukan transformasi menyeluruh pada layanan haji dan umrah, mulai dari kemudahan visa hingga fasilitas di tempat-tempat suci (Masyair).

Dengan persiapan yang matang di Mina, Pemerintah Arab Saudi optimistis musim haji 2026 akan berjalan lebih tertib, aman, dan nyaman bagi seluruh jamaah, sekaligus mengukuhkan posisi Kerajaan sebagai pelayan dua kota suci yang modern dan responsif terhadap kebutuhan jamaah. (*/tim)

 

Tinggalkan Balasan

Search