Masjid At-Tanwir Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah menghadirkan inovasi baru dalam membina spiritualitas anak muda. Melalui program bertajuk Midnight Recharge, konsep Malam Bina Iman dan Takwa (MABIT) dikemas lebih kekinian dan resmi diluncurkan di masjid tersebut.
Kegiatan perdana tersebut sukses menyedot perhatian ratusan peserta dari berbagai kalangan. Program ini dirancang untuk menghidupkan fungsi masjid tak sekadar sebagai tempat ibadah, tetapi juga ruang pembelajaran dan sarana merawat silaturahmi lintas generasi.
Ketua PP Muhammadiyah, Anwar Abbas, menyambut hangat inisiatif ini. Menurutnya, Midnight Recharge menjadi wadah positif bagi generasi muda dalam menguatkan benteng spiritualitas mereka.
“Daripada anak-anak muda berkeliaran di jalan atau mal, lebih baik mereka hadir di masjid untuk mengisi spiritualitas,” tutur Anwar.
Ia menegaskan bahwa indikator kemakmuran masjid bukan diukur dari megahnya bangunan, melainkan dari keaktifan jemaah serta beragam kegiatan sosial yang memberi dampak nyata bagi masyarakat.
Senada dengan hal tersebut, Bendahara Umum PP Muhammadiyah, Hilman Latief, menjelaskan bahwa rangkaian Midnight Recharge diisi dengan berbagai agenda penguatan iman. Mulai dari salat berjemaah, halaqah keislaman, qiyamul lail, muhasabah, hingga kajian Subuh.
“Intinya adalah silaturahmi yang dibalut dengan penguatan spiritualitas melalui salat berjemaah, tahajud, muhasabah, hingga Subuh berjemaah,” jelas Hilman.
Ketua Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) At-Tanwir, Nur Achmad, berharap program ini dapat konsisten digelar setiap Jumat terakhir di akhir bulan untuk meregenerasi jemaah masjid.
“Siapa lagi yang akan memakmurkan dan meramaikan masjid kalau bukan kita, terutama anak-anak muda,” ungkapnya.
Menariknya, usai menuntaskan agenda ibadah dan kajian hingga Subuh, para peserta diajak menjaga kebugaran fisik melalui senam bersama yang ditutup dengan sarapan pagi.
Melalui pendekatan yang komprehensif ini, Masjid At-Tanwir optimistis dapat memberikan pengalaman beribadah yang relevan bagi generasi muda sekaligus mengukuhkan peran masjid sebagai pusat pembinaan umat. (*/tim)
