Milad ke-109, ’Aisyiyah Gaungkan Misi Perdamaian dan Dakwah Kemanusiaan

Ketua Umum PP ‘Aisyiyah, Salmah Orbayinah, dalam konferensi pers menjelang puncak perayaan Milad ke-109 tahun. (ist)
www.majelistabligh.id -

Pimpinan Pusat (PP) ‘Aisyiyah menggelar konferensi pers menjelang puncak perayaan Milad ke-109 tahun yang akan jatuh pada Selasa (19/5/2026). Dalam momentum ini, organisasi perempuan Muhammadiyah tersebut merefleksikan perjalanan panjang satu abadnya dengan mengusung tema “Memperkokoh Dakwah Kemanusiaan untuk Mewujudkan Perdamaian”.

Ketua Umum PP ‘Aisyiyah, Salmah Orbayinah, menegaskan bahwa tema tersebut sangat relevan dengan situasi serta dinamika kontemporer, baik di tingkat nasional maupun global. Tema ini sekaligus mempertegas komitmen ‘Aisyiyah sebagai gerakan perempuan Islam berkemajuan yang terus menyebarkan nilai Islam rahmatan lil-alamin, kedamaian, kasih sayang, serta perlindungan bagi seluruh umat manusia.

“Dalam situasi global yang diwarnai oleh meningkatnya konflik dan kekerasan, perempuan menjadi kelompok yang paling rentan. Namun di sisi lain, perempuan juga merupakan penggerak penting dalam membangun perdamaian,” ujar Salmah dalam keterangan pers pada Senin (18/5/2026).

Salmah menambahkan, pihaknya menaruh perhatian besar pada data global yang menunjukkan lonjakan kasus kekerasan berbasis konflik—termasuk kekerasan seksual—serta meningkatnya jumlah pengungsi perempuan dan anak-anak.

Kondisi memprihatinkan ini, lanjut Salmah, menjadi momentum bagi ‘Aisyiyah untuk mempertegas pentingnya peran gerakan masyarakat sipil dan organisasi perempuan dalam menghadirkan solusi berbasis kemanusiaan serta keadilan sosial.

Sebagai bentuk kontribusi nyata, ‘Aisyiyah telah menghadirkan berbagai layanan penguatan masyarakat. Di antaranya adalah Pos Bantuan Hukum (Posbakum) ‘Aisyiyah, Biro Konsultasi Keluarga Sakinah (BIKSA), serta Gerakan ‘Aisyiyah Cinta Anak (GACA). Ragam program ini memperkuat posisi ‘Aisyiyah sebagai organisasi yang konsisten mempromosikan budaya cinta keluarga dan perdamaian.

Sementara itu, Sekretaris Umum PP ‘Aisyiyah, Tri Hastuti Nur Rochimah, menambahkan bahwa ‘Aisyiyah bersama Muhammadiyah berkomitmen untuk terus bergerak menghadirkan perjuangan inklusif. Gerakan ini dirancang agar mampu melintasi batas negara serta proaktif dalam misi internasional yang berfokus pada isu perdamaian.

“Kita selalu berjuang secara inklusif untuk mewujudkan perdamaian lintas batas, etnis, agama, dan suku. Ini adalah prinsip mendasar ‘Aisyiyah dalam mengejawantahkan rahmatan lil-alamin,” jelas Tri Hastuti.

Ia juga memaparkan bahwa kiprah ‘Aisyiyah telah menembus level dunia. “Di tingkat global, ‘Aisyiyah aktif berpartisipasi dalam jejaring kemanusiaan internasional, seperti Faith to Action (F2A), sebagai bagian dari kontribusi nyata perempuan Indonesia dalam agenda perdamaian dunia,” tambahnya.

Melalui momentum Milad ke-109 ini, ‘Aisyiyah berharap dapat semakin memperkuat peran perempuan sebagai pelopor dakwah kemanusiaan yang inklusif dan berkeadilan. Dengan semangat tersebut, kontribusi ‘Aisyiyah diharapkan mampu menciptakan tatanan dunia yang menjunjung tinggi kedamaian serta keadilan bagi umat manusia secara universal. (*/tim)

 

Tinggalkan Balasan

Search