Majelis Pemberdayaan Masyarakat (MPM) Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah merancang langkah strategis untuk mendongkrak perekonomian masyarakat pesisir di sentra perikanan Lamongan. Upaya tersebut diwujudkan melalui Sosialisasi Program Peningkatan Ekonomi Jalamu melalui Inovasi Teknologi Tepat Guna dan Pengembangan Usaha Hasil Laut yang digelar di Paciran, Jawa Timur, Sabtu (25/7/2026).
Program yang ditujukan bagi anggota Jamaah Nelayan Muhammadiyah (Jalamu) ini berfokus pada optimalisasi potensi pesisir melalui pengolahan hasil laut yang memberikan nilai tambah (added value).
Kegiatan diawali dengan peluncuran resmi (kick-off) oleh Ketua MPM PP Muhammadiyah, M. Nurul Yamin. Dalam arahannya, Yamin menegaskan bahwa inisiatif ini merupakan mandat langsung Muktamar Muhammadiyah ke-48 untuk memperkuat dakwah komuniter dan pemberdayaan ekonomi warga pesisir.
“Ini adalah implementasi program prioritas hasil Muktamar untuk memperkuat keberpihakan kita pada nelayan kecil, nelayan tradisional, serta anak buah kapal (ABK) yang tergolong kelompok rentan,” ujar Yamin.
Yamin menyoroti tiga tantangan utama yang kerap menghimpit nelayan kecil dan ABK saat ini, yaitu:
- Ketimpangan ekonomi, akibat tingginya biaya produksi yang tidak sebanding dengan pendapatan.
- Krisis lingkungan dan regulasi, berupa dampak perubahan iklim serta menyempitnya wilayah tangkap akibat tata kelola perizinan.
- Rendahnya tingkat kesejahteraan keluarga.
Menjawab persoalan tersebut, MPM menggandeng Lazismu untuk membangun rantai pemberdayaan terintegrasi dari hulu ke hilir.
“Pendekatan kita menyeluruh: mencakup advokasi kebijakan untuk perlindungan hak nelayan, penguatan komunitas berbasis Jalamu, hingga peningkatan SDM dan ekonomi keluarga lewat penerapan teknologi tepat guna dalam mengolah hasil tangkapan,” jelas Yamin. Ia juga mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk berkolaborasi merawat spirit dakwah Muhammadiyah di sektor bahari.
Dukungan penuh juga mengalir dari daerah. Perwakilan Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Lamongan, Muhammad Anwar, menyatakan kesiapannya mengawal program pusat ini hingga tuntas di lapangan.
“Sebagai bagian dari menjalankan fungsi kekhalifahan di bumi, langkah MPM PP Muhammadiyah ini patut kita apresiasi. PDM Lamongan siap mendampingi dan menyediakan apa pun yang dibutuhkan demi keberhasilan pemberdayaan masyarakat pesisir ini,” tegas Anwar.
Sebanyak 100 anggota Jalamu tampak antusias mengikuti seluruh rangkaian sosialisasi dan pelatihan peningkatan kapasitas ini hingga akhir kegiatan. (*/tim)
