Panas dan Dingin di Bumi Berkaitan dengan Neraka?

*) Oleh : Sigit Subiantoro
Anggota Majelis Tabligh PDM Kabupaten Kediri
www.majelistabligh.id -

Hadis Muttafaq ‘alaih dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

“Neraka mengadu kepada Rabb-nya, ia berkata: ‘Wahai Rabb-ku, sebagianku memakan sebagian yang lain’,  maka Allah mengizinkan neraka untuk bernafas dua kali: nafas di musim dingin dan nafas di musim panas. Maka panas yang paling panas yang kalian rasakan itu hembusan neraka, dan dingin yang paling dingin yang kalian rasakan itu dari zamharir neraka.” (HR Bukhari no. 3260 dan Muslim no. 617)

Penjelasannya:

  • Napas musim panas: hawa panas menyengat yang kita rasakan itu disebut samum.
  • Napas musim dingin: hawa dingin menusuk tulang yang kita rasakan itu disebut zamharir.

Zamharir adalah dingin neraka yang sangat ekstrim, sampai-sampai para ulama bilang, dinginnya bisa membuat daging lepas dari tulang.

Kaitannya dengan cuaca di dunia, karena itu Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam menganjurkan menunda salat dhuhur saat panas menyengat.

“Jika panas sangat menyengat, maka tundalah salat hingga agak dingin, karena panas yang menyengat itu dari hembusan neraka Jahannam.” (HR Bukhari no. 536 dan Muslim no 615)

Jadi, panas terik dan dingin menusuk di dunia bukan murni cuaca biasa, itu bagian kecil dari hembusan/napas neraka.

Semoga Allah melindungi kita dari azab neraka.

 

Tinggalkan Balasan

Search