PDM Surabaya Sabet Juara Umum Fashmu ke-3 Jawa Timur 2026

Kafilah PDM Kota Surabaya keluar sebagai juara umum dengan sederet piala.
www.majelistabligh.id -

Melalui persiapan matang dan pembinaan yang berkelanjutan, Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Surabaya berhasil merebut gelar Juara Umum dalam Festival Anak Sholeh Muhammadiyah (Fashmu) ke-3 tingkat Jawa Timur Tahun 2026. Perhelatan bergengsi tersebut berlangsung di Universitas Muhammadiyah Lamongan (UMLA) pada Sabtu (25/7/2026).

Keberhasilan kafilah Kota Surabaya ini sekaligus mematahkan dominasi PDM Lamongan yang sebelumnya memegang takhta juara umum secara berturut-turut pada Fashmu pertama tahun 2024 dan Fashmu ke-2 tahun 2025.

Pada edisi tahun ini, posisi Juara Umum Kedua diraih oleh PDM Kota Kediri, disusul PDM Kota Malang di posisi ketiga.

Suasana haru dan kegembiraan pecah begitu panitia mengumumkan PDM Surabaya sebagai pemenang utama juara umum. Seluruh anggota kafilah Kota Surabaya bersorak gembira merayakan momen bersejarah tersebut. Banyak di antara peserta dan pembina yang tak kuasa menahan emosi bahagia, bahkan beberapa langsung melakukan sujud syukur di lokasi acara sebagai wujud terima kasih atas capaian tertinggi ini.

Ketua Rombongan Kafilah Surabaya yang juga Ketua Majelis Tabligh PDM Kota Surabaya, Imam Sapari, tampak sangat emosional menyambut kemenangan tersebut. Sambil mengepalkan tangan ke atas, ia berkali-kali meneriakkan kalimat takbir di tengah kerumunan massa.

“Allahu Akbar, Allahu Akbar! Ini adalah buah dari kerja keras, doa, dan ikhtiar bersama seluruh tim,” ujar Imam Sapari dengan penuh haru saat merayakan kemenangan kafilahnya.

Pencapaian Surabaya membawa pulang Piala Juara Umum dari Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Timur ini bukanlah hasil kebetulan. Keberhasilan tersebut diraih berkat strategi dan kerja keras yang telah disiapkan sejak jauh hari.

PDM Kota Surabaya terlebih dahulu menggelar Fashmu tingkat daerah sebagai ajang seleksi ketat untuk menyaring talenta-talenta terbaik. Tak berhenti di situ, para peserta terpilih kemudian mendapatkan pelatihan lanjutan secara intensif sebelum berlaga di tingkat Jawa Timur.

Kemenangan ini membuktikan bahwa hasil tidak akan mengkhianati proses. Persiapan matang melalui seleksi yang ketat serta pembinaan yang berkelanjutan adalah kunci utama untuk melahirkan generasi juara.

Dengan memboyong piala juara umum tahun ini, PDM Kota Surabaya tidak hanya mengukir sejarah baru di ajang Fashmu Jatim, tetapi juga menegaskan komitmennya dalam mencetak kader dan generasi muda Islam yang berprestasi serta berakhlak mulia. || chusnun

 

Tinggalkan Balasan

Search