Pengajian Ahad Pagi Masjid Ar Royyan: Islam Memberi Contoh Kepemimpinan Anak Muda

Pengajian Ahad Pagi Masjid Ar Royyan: Islam Memberi Contoh Kepemimpinan Anak Muda
www.majelistabligh.id -

Pengajian Rutin Kitab Riyadhus Shalihin di Masjid Ar-Royyan Muhammadiyah Buduran, Ahad (3/5/2026) berlangsung khitmad. Ketua Takmir Masjid Ar Royyan Ustadz Ridwan Manan menyinggung ketokohan Usamah bin Zaid yang dikenal sebagai panglima perang termuda yang pernah diangkat Rasulullah. Ia ingin menyampaikan, bahwa dalam sejarah, Islam telah mengajarkan kepemimpinan kaum muda.

“Usamah Bin Zaid diangkat sebagai panglima perang saat usia 18 tahun, padahal saat itu ada sababat-sahabat nabi yang lebih senior, artinya Islam sejak dulu sudah memberikan contoh bagaimana agama ini memberi kesempatan kepada pemimpin muda,” jelas Ustadz Ridwan Manan.

Kepala Sekolah SMA Al Fattah Sidoarjo itu lantas menghubungkan dengan praktik keseharian yang kini telah diterapkan di Masjid Ar Royyan Buduran. Kerja sama dan kerelaan hati dari jajaran takmir baik senior dan yunior telah melahirkan kekompakan. Ide-ide untuk memakmurkan masjid bisa datang dari kaum muda mauapun dari para senior, semuanya dimusyawarahkan. Tidak ada dominasi dari para senior dalam  pengambilan keputusan. Tampilnya model dakwah kekinian di era digital yang dipelopori kaum muda Masjid Ar Royyan ini telah diakui oleh banyak pihak.

“Seperti hari ini diantara hadirian ada dari Jakarta yang sengaja datang ke Ar Royyan untuk tahu lebih dekat bagaimana program-program masjid ini dijalankan,” tambahnya.

Lebih lanjut Ustadz Ridwan juga menjelaskan tentang kedudukan anak angkat dalam Islam. Seperti diketahui Usamah Bin Zaid merupakan putra dari Zaid bin Haritsah (anak angkat Nabi) dan Ummu Aiman. Sebagai anak angkat, dalam penyebutan nama tidak boleh dinisbahkan atau dikaitkan dengan orang yang mengangkat.

“Misalnya ada anak bernama Muhamad, diambil anak angkat Pak Abdul Kohar, tidak boleh ada penyebutan Muhamad Bin Abdul Kohar,” jelasnya.

Pengajian rutin Ahad Pagi Kitab Riyadush Sholihin di Masjid Ar Royyan Buduran diselenggarakan setiap pekan pertama dan ketiga. Kegiatan yang dimulai dengan Salat Subuh berjamaah dilanjut kajian dan diakhiri dengan makan pagi bersama. Bahkan di Ahad tadi pagi takmir juga menyediakan bingkisan menarik bagi jemaah yang datang paling awal di masjid.

Jemaah tidak perlu khawatir datang terlalu awal dan pintu masjid terkunci, karena Masjid Ar Royyan sebagai Masjid Ramah Musafir buka 24 jam, pintu tidak dikunci dan lampu terus menyala.  Setiap hari ada takmir yang jaga. (ono)

 

Tinggalkan Balasan

Search