Silaturahmi antara Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM) Trosobo, Sidoarjo, dengan Takmir Masjid Ar Royyan Muhammadiyah Buduran berlangsung hangat pada Ahad (7/6/2026) malam. Dalam pertemuan tersebut, kedua pihak berdiskusi mengenai berbagai tantangan yang dihadapi masjid sekaligus bertukar gagasan tentang strategi memakmurkan masjid di tengah masyarakat.
Ketua Takmir Masjid Ar Royyan, Ustaz Ridwan Manan, menekankan pentingnya memperjelas identitas masjid sebelum merancang dan menjalankan berbagai program kemasjidan.
“Kalau masjid Muhammadiyah yang jangan ragu untuk menyematkan nama Muhammadiyah, itu penting agar semuanya jelas. Jangan khawatir nanti ada apa-apa, setelah itu kita baru fokus bagaimana membawa masjid punya dampak bagi warga sekitar, tidak hanya sebatas hanya tempat salat lima waktu,” ujar Ridwan Manan saat menerima rombongan PRM Trosobo yang dipimpin Kapten (Mar) Abdullah Hakim, SPd I.

Rombongan PRM Trosobo yang berjumlah tujuh orang tersebut juga merupakan pengurus Takmir Masjid Asy Syamsu Trosobo. Kunjungan itu dilakukan untuk mempererat silaturahmi sekaligus belajar dari pengalaman Takmir Masjid Ar Royyan dalam mengelola dan memakmurkan masjid.
Menurut mereka, Masjid Ar Royyan berhasil mengembangkan dakwah digital melalui pemanfaatan media sosial dengan dukungan kuat dari kalangan pemuda masjid. Pengalaman tersebut dinilai relevan untuk diterapkan di Masjid Asy Syamsu.
Lebih lanjut, Ustaz Ridwan menjelaskan bahwa pihaknya memberikan ruang yang luas bagi generasi muda untuk menyampaikan ide dan gagasan. Menurutnya, keterbukaan terhadap masukan dari anak muda menjadi salah satu kunci berkembangnya berbagai program, termasuk dakwah digital yang kini dijalankan Masjid Ar Royyan.
Selain itu, masjid juga menghadirkan berbagai kegiatan yang tidak selalu berbentuk kajian, seperti Kafe Kemadjoean, sebagai sarana menarik keterlibatan masyarakat.
“Jadi jangan mudah menolak atau apriori apapun usulan anak-anak muda. Kita dengarkan, kita tampung dan kita musyawarahkan,” jelasnya.
Pernyataan tersebut diamini Sekretaris Takmir Masjid Ar Royyan, Bayu Firdaus, yang juga dikenal sebagai Ketua Ar Royyan Youth Squad, tim yang mengelola produksi konten dakwah digital masjid.
Menurut Bayu, keterlibatan generasi muda masih menjadi tantangan bagi banyak takmir masjid di berbagai daerah. Karena itu, ia menyarankan agar Takmir Masjid Asy Syamsu mulai merekrut anak muda secara bertahap dan terencana.
Baginya, tanpa keterlibatan generasi muda, sejumlah program kemasjidan akan sulit berkembang secara maksimal, termasuk pengembangan dakwah digital.
“Merekrut anak muda itu ya gampang-gampang susah, namun jangan formal. Bilang saja ngopi. Seperti pengalaman di sini, tahunya kami diajak ngopi sama Ustaz Ridwan, nggak tahunya diajak ke Masjid Al Falah Sragen untuk studi banding,” jelasnya.
Bayu mengakui bahwa tim produksi konten dakwah digital Ar Royyan hingga kini masih terus belajar dan berproses. Namun, ia bersyukur berbagai upaya yang dilakukan selama hampir satu tahun terakhir mulai menunjukkan hasil yang positif.
Tidak hanya memperoleh berbagai penghargaan, aktivitas dakwah digital juga berdampak pada meningkatnya dukungan masyarakat terhadap program-program masjid, termasuk dalam bentuk infak.
“Infak di Ar Royyan tidak hanya dari kotak infak yang ada di masjid, namun juga dari banyak kalangan di luar sana setelah melihat konten-konten kita di medsos,” ujar Bayu.
Sementara itu, Ketua PRM Trosobo, Abdullah Hakim, menyampaikan apresiasi atas kesediaan Takmir Masjid Ar Royyan berbagi pengalaman dan praktik baik dalam pengelolaan masjid.
Menurutnya, berbagai gagasan yang diperoleh dari kunjungan tersebut akan menjadi bahan pembelajaran untuk pengembangan Masjid Asy Syamsu Trosobo ke depan.
Ia juga bersyukur karena dalam satu bulan terakhir pelaksanaan Salat Jumat di Masjid Asy Syamsu telah berjalan dengan baik dan jumlah jemaah yang hadir mampu memenuhi kapasitas masjid.
“Ke depan program kami bagaimana meningkat menjadi masjid, termasuk yang disampaikan Ustaz Ridwan soal identitas (Muhammadiyah) sekarang ini baru warna cat-nya saja biru,” jelasnya. (ono)
