PP Muhammadiyah Resmikan Mentari Mart ke-7 di Jember

Haedar Nashir menandatangani prasasti peresmian Mentari Mart di Jember. (ist)
www.majelistabligh.id -

Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah kembali memperluas jaringan ekonomi umat dengan meresmikan gerai Mentari Mart ke-7 di Watukebo, Kabupaten Jember, Jawa Timur, Sabtu (1/8/2026). Langkah ini merupakan bagian dari komitmen Persyarikatan dalam membangun ekosistem bisnis ritel yang mandiri dan profesional.

Ketua Umum PP Muhammadiyah, Haedar Nashir, menegaskan bahwa ekspansi Mentari Mart—bersama jaringan usaha seperti Surya Mart dan Log Mart—merupakan ikhtiar nyata Muhammadiyah dalam memperkuat fondasi ekonomi nasional sekaligus memenuhi kebutuhan sehari-hari masyarakat.

Dalam sambutannya, Haedar menekankan bahwa keberhasilan usaha ritel tidak hanya bergantung pada besarnya modal, melainkan pada tata kelola dan sistem manajemen yang transparan.

“Kelola dengan sistem yang sebagus-bagusnya supaya semakin maju. Kuncinya ada pada profesionalitas sistem manajemen,” ujar Haedar.

Selain profesionalisme tata kelola, Haedar juga menyerukan pentingnya rasa memiliki (sense of belonging) dari warga Muhammadiyah dan masyarakat luas untuk berbelanja di ritel lokal. Menurutnya, memilih produk dan ritel dalam negeri adalah bentuk kontribusi nyata dalam memperkuat kedaulatan ekonomi bangsa.

Ia menampik anggapan bahwa ajakan mencintai produk dalam negeri berarti menutup diri dari pasar global. Sebaliknya, hal tersebut adalah strategi mengoptimalkan potensi lokal agar memiliki daya saing tinggi.

“Jika fondasi ekonomi Muhammadiyah kuat, manfaatnya akan langsung dirasakan oleh umat dan bangsa. Kesejahteraan masyarakat pun dapat terdorong lebih cepat,” tambahnya.

Peresmian gerai ke-7 ini turut dihadiri oleh Ketua PP Muhammadiyah Muhadjir Effendy, jajaran Pimpinan Daerah dan Cabang Muhammadiyah Jember, pengelola Amal Usaha Muhammadiyah (AUM), serta para tokoh masyarakat setempat.

Melalui perluasan Mentari Mart, Muhammadiyah optimistis dapat menjadikan jaringan ritel ini sebagai penggerak ekonomi daerah sekaligus pilar dakwah yang mengalirkan kemaslahatan secara luas. (*/tim)

 

Tinggalkan Balasan

Search