Prestasi membanggakan kembali diukir oleh siswa SD Muhammadiyah 6 (SD Musix) Gadung Surabaya. Kali ini, Sofia Nayla Bachtiar, siswi kelas 6-ICP, berhasil menyabet Juara 3 Kategori Floret Putri U-12 dalam ajang bergengsi Kejuaraan Anggar Piala Wali Kota Surabaya 2026.
Kompetisi yang berlangsung di Fairway Nine Mall Surabaya pada 10-12 April 2026 ini diikuti oleh sekitar 40 atlet dari berbagai daerah di Jawa Timur, mulai dari Surabaya, Sidoarjo, Jombang, Gresik, Situbondo, hingga Malang. Sertifikat kejuaraan tersebut ditandatangani langsung oleh Wali Kota Surabaya sebagai bentuk apresiasi atas prestasi para atlet muda.

Latihan Intensif Membayar Lelah
Keberhasilan Sofia bukanlah hasil instan. Demi menghadapi lawan dari berbagai kota, ia menjalani persiapan yang cukup berat. Sofia mengaku melakukan latihan intensif hampir setiap hari selama satu bulan penuh sebelum pertandingan dimulai.
Rasa syukur terpancar dari wajah siswi kelas internasional tersebut. Ia menyatakan bahwa pencapaian ini merupakan tonggak sejarah baru dalam perjalanan prestasinya di bidang olahraga.
“Saya sangat senang sekali karena ini piala kejuaraan anggar yang pertama kali saya dapat,” ungkap Sofia dengan penuh semangat.
Membangun Karakter Melalui Anggar
Menanggapi prestasi siswinya, Kepala SD Musix Surabaya, Munahar, memberikan apresiasi yang tinggi. Menurutnya, anggar bukan sekadar olahraga fisik, melainkan media efektif untuk membentuk karakter siswa yang komprehensif, mulai dari aspek intelektual hingga personal.
“Olahraga anggar ini sangat bagus karena menumbuhkan beberapa karakter penting pada anak. Secara intelektual, siswa belajar berpikir strategis, analitis, dan adaptif,” ujar Sekretaris Majelis Tabligh PWM Jawa Timur ini.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa dalam konteks intelektual, seorang atlet harus mampu membaca pola pikir lawan dan mencari celah dalam hitungan detik.
“Anak harus memutuskan kapan harus menyerang (attack) dan kapan harus bertahan (parry). Hal ini menanamkan karakter berani mengambil risiko yang terukur,” tambahnya.
Selain sisi intelektual, Munahar menekankan bahwa anggar melatih kecerdasan emosional seperti kesabaran dan pengelolaan stres, serta aspek sosial berupa sportivitas dan sikap menghargai orang lain. Secara personal, olahraga ini juga membentuk kedisiplinan dan ketangguhan (gritty).
Dukungan Sekolah Terhadap Bakat Siswa
Meski saat ini SD Musix belum memiliki ekstrakurikuler anggar secara resmi, pihak sekolah berkomitmen penuh untuk mendukung setiap minat dan bakat siswa di bidang apa pun. Salah satu bentuk dukungannya adalah dengan memberikan izin dan ruang bagi siswa untuk mengeksplorasi kemampuan serta mengejar prestasi di luar sekolah.
Munahar juga mengisyaratkan kemungkinan anggar masuk dalam program pengembangan bakat di sekolah.
“Ini menjadi pertimbangan bagi kami untuk memprogramkan jenis olahraga ini menjadi salah satu klub atau ekstrakurikuler. Kami akan menawarkan terlebih dahulu kepada siswa dan wali murid. Jika peminatnya banyak, maka ini bisa menjadi pertimbangan utama sekolah,” pungkasnya. (hidayatun ni’mah)
