Surga dan Nerakamu Bukan Milik Suamimu

*) Oleh : Sigit Subiantoro
Anggota Majelis Tabligh PDM Kabupaten Kediri
www.majelistabligh.id -

Banyak istri zaman sekarang yang berlindung di balik kalimat: “Tergantung suaminya.”, padahal Al-Qur’an sudah memberikan dua perumpamaan ekstrim sebagai pengingat:

وَضَرَبَ اللّٰهُ مَثَلًا لِّـلَّذِيْنَ اٰمَنُوْا امْرَاَ تَ فِرْعَوْنَ ۘ اِذْ قَا لَتْ رَبِّ ابْنِ لِيْ عِنْدَكَ بَيْتًا فِى الْجَـنَّةِ وَنَجِّنِيْ مِنْ فِرْعَوْنَ وَعَمَلِهٖ وَنَجِّنِيْ مِنَ الْقَوْمِ الظّٰلِمِيْنَ

“Dan Allah membuat perumpamaan bagi orang-orang yang beriman, istri Fir’aun, ketika dia berkata, “Ya Tuhanku, bangunkan lah untukku sebuah rumah di sisi-Mu dalam surga dan selamatkanlah aku dari Fir’aun dan perbuatannya, dan selamatkanlah aku dari kaum yang zalim,” (QS At-Tahrim 66: 11)

Asiyah (istri Fir’aun): Hidup berdampingan dengan manusia paling zalim yang mengaku Tuhan, namun ia tetap bertahta di surga karena kokohnya iman secara mandiri.

ضَرَبَ اللّٰهُ مَثَلًا لِّـلَّذِيْنَ كَفَرُوا امْرَاَ تَ نُوْحٍ وَّ امْرَاَ تَ لُوْطٍ ۗ كَا نَـتَا تَحْتَ عَبْدَيْنِ مِنْ عِبَا دِنَا صَا لِحَـيْنِ فَخَا نَتٰهُمَا فَلَمْ يُغْنِيَا عَنْهُمَا مِنَ اللّٰهِ شَيْـئًا وَّقِيْلَ ادْخُلَا النَّا رَ مَعَ الدّٰخِلِيْنَ

“Allah membuat perumpamaan bagi orang-orang kafir, istri Nuh, dan istri Luth. Keduanya berada di bawah pengawasan dua orang hamba yang saleh di antara hamba-hamba Kami; lalu kedua istri itu berkhianat kepada kedua suaminya, tetapi kedua suaminya itu tidak dapat membantu mereka sedikit pun dari (siksa) Allah; dan dikatakan (kepada kedua istri itu), “Masuklah kamu berdua ke neraka bersama orang-orang yang masuk (neraka).” (QS At-Tahrim 66: 10)

Istri Nabi Nuh dan Nabi Luth: Hidup bersama manusia paling mulia dan penuh mukjizat, namun berakhir di neraka karena memilih jalan kekufuran.

Jika suami yang buruk bukan alasan Asiyah gagal masuk surga, maka suami yang baik juga bukan jaminan seseorang masuk surga.

Kelak di hadapan Allah, setiap orang akan ditanya tentang dirinya sendiri. Bukan dengan siapa kamu hidup, tetapi bagaimana kamu menjalani hidup.

Semoga bermanfaat.

 

Tinggalkan Balasan

Search