Takmir Masjid Al Insan RSI PKU Muhammadiyah Palangka Raya Mengikuti Pelatihan Khatib dan Bilal 

Takmir Masjid Al Insan RSI PKU Muhammadiyah Palangka Raya Mengikuti Pelatihan Khatib dan Bilal 
www.majelistabligh.id -

Takmir Masjid Al Insan RS Islam PKU Muhammadiyah Palangka Raya mengikuti pelatihan khatib dan bilal yang diselengarakan Pimpinan Daerah Dewan Masjid Indonesia (PD DMI) kota Palangka Raya, pada Rabu (16/9/2026), di Aula Hapakat Jaya, Dinas pendidikan kota Palangka Raya.

Dua orang  utusan dari RSI PKU Muhammadiyah dalam pelatihan tersebut Akhmad Tirmidzi, SPd I dan Miftahul Kahir, AMD.Farm. Sebagai narasumber dari kegiatan pelatihan khatib dan bilal adalah guru besar UIN Palangkaraya Prof. Dr. H. Abdul Helim, SAg, MAg, CWC.

Akhmad Tirmidzi sebagai peserta menyampaikan terima kasih kepada PD DMI kota Palangka Raya. Ia berharap k depannya makin banyak pelatihan seperti ini bisa melibatkan pengurus masjid.

“Semoga ilmu yang didapat saat pelatihan dapat diamalkan serta dipraktikkan juga diajarkan kepada pegawai/pengurus masjid Al insan Islam PKU Muhammadiyah Palangka Raya nanti nya,” ungkapnya

Sementara itu, Ketua Takmir Masjid Al Insan RSI PKU Muhammadiyah, Muhammad Hasbi Ash Shiddiqie menyampaikan, dalam sejarahnya, salah satu langkah pertama yang dilakukan Rasulullah Saw sesampainya di Madinah setelah hijrah ialah mendirikan masjid. Fungsi masjid di situ lekat dengan pusat pemberdayaan, selain dari sisi peribadatan.

“Masjid itu jangan hanya tempat salat saja,” ujarnya.

Keberadaan masjid saat ini, kata Hasbi, terus diorientasikan menjadi pusat memakmurkan umat dan jamaah. Dari sisi kulit luarnya (fasilitas), terbilang telah bagus, tapi terus ditingkatkan salah satunya para ustadz terutama setiap Salat Jumat yaitu khatib.

Sisi kulit dalamnya (jamaah), perlu diperhatkan lagi secara saksama. “Yang kurang sekarang adalah jamaahnya. Sebab banyak masjid bagus tetapi jamaahnya tinggal yang tua tua,” ungkapnya.

Muhammad Hasbi Ash Shiddiqie menyambut positif adanya pelatihan tersebut. Lewat pelatihan tersebut sebagai upaya untuk mewujudkan masjid yang lebih bermanfaat, tidak sebatas hanya untuk ibadah ritual. (mf)

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Search