SD Muhammadiyah 15 Surabaya (SDM Limas) kembali menorehkan prestasi membanggakan dengan meraih gelar Juara 1 kategori putri pada Kejuaraan Kota (Kejurkot) Beach Kabaddi tingkat Kota Surabaya 2026. Sementara itu, tim putra berhasil meraih Juara 3 pada kompetisi yang digelar di Pantai Kenjeran Surabaya, 1–2 Agustus 2026.
Kejuaraan tersebut merupakan kompetisi resmi Kabaddi tingkat Kota Surabaya yang menjadi bagian dari agenda Federasi Olahraga Kabaddi Seluruh Indonesia (FOKSI) Kota Surabaya. Cabang olahraga Kabaddi kini resmi menjadi salah satu dari 40 cabang olahraga yang dipertandingkan sebagai ajang penjaringan atlet menuju berbagai multi event tahun 2026.
Turnamen ini menjadi tolok ukur penting bagi FOKSI Kota Surabaya dalam menyeleksi atlet-atlet terbaik yang akan mewakili Surabaya pada ajang yang lebih tinggi.

Kepala SDM Limas Mationo, MA, mengaku bersyukur atas pencapaian para siswanya. Menurutnya, prestasi tersebut merupakan buah dari kerja keras, disiplin, dan semangat para atlet selama berlatih.
“Alhamdulillah terimakasih anak-anakku semua tim Kabaddi SDM Limas yang telah meraih prestasi gemilang menjadi juara 1 tim putri dan juara 3 tim putra, semoga perjuangan anak-anakku semua menjadi berkah baik di dunia dan akhirat… Tetap semangat dan pertahankan prestasimu anak-anak Limas hebat,” ujar Ustaz Yono, panggilan akrabnya.
Pelatih tim Kabaddi SDM Limas, Mochamat Rizal Andreanto, S.Pd juga mengapresiasi perjuangan anak didiknya. Ia menegaskan bahwa prestasi tersebut merupakan awal dari perjalanan menuju pencapaian yang lebih tinggi.
“Alhamdulillah selamat tim Kabaddi Limas telah menjuarai KEJURKOT SURABAYA KABADDI BEACH 2026. Ini baru langkah awal menuju prestasi selanjutnya. Jangan pernah puas dengan hasil yang diraih hari ini. Tingkatkan kembali kedisiplinan latihan. Dan saya ucapkan terima kasih ayah dan bunda yang sudah mensupport ananda,” ungkap Ustadz Rizal.
Pada kategori putri, tim SDM Limas diperkuat oleh Marshelly Azzahra Putri Marsudi, Gaby Keira Fayola Azqiara, Nafisah Arifah Al Disa, Asyifa Azalia Nugroho, dan Kania Azzahra Zelda.
Sementara tim putra terdiri atas Fadhil Yaqdan Nasurullah, Azka Alaric Prasraya, Maheswara Satya Sarwo Wibowo, Ahmad Al Warid, dan Marvel Laksana Samudra.
Salah seorang atlet tim putri, Marshelly Azzahra Putri Marsudi, mengaku bangga atas keberhasilan timnya meraih gelar juara. Ia menyebut kemenangan tersebut tidak lepas dari doa orang tua, bimbingan pelatih, serta dukungan para guru.
“Alhamdulillah… Ini semua karena do’a orang tua, bimbingan pelatih, dan ustad/ustadzah. InsyaAllah ini adalah langkah awal motivasi buat latihan menjadi lebih disiplin lagi untuk meraih prestasi lebih baik lagi,” tutur Shelly sambil tersenyum bangga usai membawa timnya menjadi Juara 1. (ali shodiqin)
