22 Sekolah Muhammadiyah Solo Saling Berbagi Inovasi

22 Sekolah Muhammadiyah Solo Saling Berbagi Inovasi
www.majelistabligh.id -

Sebanyak 22 sekolah Muhammadiyah di bawah pengelolaan Majelis Pendidikan Pimpinan Daerah (PDM) Muhammadiyah Kota Surakarta mengikuti Rapat Kerja Sekolah Sentral di BBGTK Jawa Tengah, Jumat-Sabtu (7-8/8/2026).

Kegiatan tersebut menjadi ruang evaluasi sekaligus berbagi praktik baik antarsekolah untuk meningkatkan kinerja, kualitas layanan pendidikan, dan kepercayaan masyarakat terhadap sekolah Muhammadiyah.

Rapat kerja dibuka Ketua PDM Kota Surakarta Drs. KH Anwar Sholeh, MHum. Sementara Ketua Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah Drs. H A. Dahlan Rais, MHum hadir sebagai keynote speaker.

Ketua Majelis Pendidikan PDM Kota Surakarta yang juga Dekan Fakultas Agama Islam (FAI) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Dr Mohamad Ali, SAg, MPd mengatakan rapat kerja tersebut dirancang sebagai forum belajar bersama bagi kepala sekolah dan seluruh wakil kepala sekolah dari 22 sekolah Muhammadiyah.

“Selama dua hari ini mereka saling belajar antara satu sekolah dengan sekolah yang lain,” ujar Mohamad Ali.

Setiap sekolah diberikan waktu sekitar tujuh menit untuk mempresentasikan capaian yang telah dilakukan selama satu tahun terakhir sekaligus memaparkan rencana program untuk satu tahun mendatang.

Menurut Ali, pola tersebut membuat peserta tidak hanya menyampaikan laporan, tetapi juga dapat melihat inovasi yang telah diterapkan sekolah lain.

“Mereka saling berinteraksi, saling berdialog, saling berdiskusi, saling berbagi sehingga dengan raker ini semua sekolah akan berkembang sesuai dengan kondisi sekolah yang ada. Pada saat yang sama juga belajar dari inovasi-inovasi di sekolah yang lain,” katanya.

Dorong Sekolah Muhammadiyah Semakin Dipercaya

Ali menegaskan, peningkatan kinerja sekolah dan kualitas layanan kepada siswa menjadi target utama rapat kerja tersebut.

Ia berharap sekolah-sekolah Muhammadiyah mampu memberikan layanan pendidikan yang semakin baik sehingga kepercayaan masyarakat terhadap sekolah Muhammadiyah terus meningkat.

“Target dengan adanya raker ini semua sekolah Muhammadiyah itu meningkat kinerjanya, meningkat layanannya kepada siswa,” kata Ali.

Menurut dia, meningkatnya kepercayaan masyarakat pada akhirnya akan tercermin dari semakin banyak orang tua yang mempercayakan pendidikan putra-putrinya kepada sekolah Muhammadiyah.

“Kepercayaan masyarakat itu diwujudkan dengan cara mempercayakan putra-putri terbaiknya untuk bersekolah di sekolah-sekolah Muhammadiyah,” imbuhnya.

Ali menjelaskan, pola evaluasi dan berbagi praktik baik tersebut juga diharapkan dapat diterapkan oleh sekolah-sekolah Muhammadiyah non-sentral yang dikelola Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) maupun Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM).

Menurut dia, Majelis Pendidikan PDM Kota Surakarta sebelumnya telah beberapa kali melibatkan sekolah non-sentral dalam kegiatan serupa.

Pada periode kepemimpinan saat ini, sekolah-sekolah non-sentral bersama pimpinan majelis di tingkat cabang dan ranting juga diberikan ruang untuk belajar dari pola pengelolaan sekolah sentral.

Ke depan, Ali mendorong majelis pendidikan di tingkat cabang dan ranting menyelenggarakan forum serupa secara mandiri sesuai kebutuhan masing-masing.

“Diharapkan pimpinan majelis dikdasmen di cabang maupun di ranting bisa menyelenggarakan acara serupa ini, tidak dengan fasilitasi Majelis Pendidikan PDM, tetapi dengan inisiatif masing-masing cabang maupun ranting,” ujarnya.

 

Tinggalkan Balasan

Search