22 Sekolah Muhammadiyah Solo Saling Berbagi Inovasi

22 Sekolah Muhammadiyah Solo Saling Berbagi Inovasi
www.majelistabligh.id -

Perencanaan Jadi Kunci Inovasi Sekolah

Ali menilai rapat kerja tidak boleh berhenti pada kegiatan administratif berupa laporan tahunan. Lebih dari itu, forum tersebut harus menjadi bagian dari proses pertanggungjawaban kepemimpinan sekaligus penyusunan arah pengembangan sekolah.

“Intinya, kepemimpinan itu harus dipertanggungjawabkan dan kepemimpinan ke depan itu juga harus ada perencanaan yang baik,” tegasnya.

Dengan perencanaan yang matang, kata Ali, inovasi sekolah diharapkan semakin berkembang dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat yang terus berubah.

“Dengan perencanaan yang baik, insyaallah inovasi sekolah akan semakin berkembang, akan semakin dinamis sehingga sekolah-sekolah Muhammadiyah semakin dipercaya oleh masyarakat,” katanya.

Kepala SMP Muhammadiyah 1 Simpon Surakarta, Dr. Rusmanto, menyambut positif pelaksanaan rapat kerja tersebut.

Menurut Rusmanto, forum tersebut menjadi wahana bagi sekolah untuk mempertanggungjawabkan sekaligus mengevaluasi program yang telah dijalankan selama setahun terakhir.

“Dengan adanya raker ini yang pertama sebagai wahana untuk melaporkan semua kegiatan selama satu tahun dan juga untuk memaparkan rencana tindak lanjut untuk tahun ke depannya,” ujar Rusmanto.

Selain fungsi evaluasi dan perencanaan, ia menilai pertemuan antarsekolah tersebut dapat menjadi pemicu bagi kepala sekolah untuk terus meningkatkan kinerja.

Menurut dia, kepala sekolah perlu menunjukkan kapasitas kepemimpinannya dalam membawa sekolah Muhammadiyah menjadi lembaga pendidikan yang unggul dan diminati masyarakat.

“Dengan adanya momen ini menjadi pemicu dan pemacu kepala sekolah untuk terus bergerak menunjukkan bahwa kita mampu untuk bisa memimpin menjadi sekolah Muhammadiyah yang unggul, berkemajuan, dan diminati masyarakat,” kata Rusmanto.

Rapat kerja tersebut diharapkan tidak hanya menghasilkan rencana kerja masing-masing sekolah, tetapi juga memperkuat budaya kolaborasi dan saling belajar di antara sekolah Muhammadiyah di Kota Surakarta.

Dengan berbagi pengalaman, inovasi, dan strategi pengembangan sekolah, Majelis Pendidikan PDM Kota Surakarta mendorong sekolah-sekolah Muhammadiyah bergerak lebih dinamis sekaligus semakin responsif terhadap kebutuhan peserta didik dan masyarakat. (sugiharko)

 

Tinggalkan Balasan

Search