Rangkaian kegiatan Akademi Mubaligh Muhammadiyah (AMM) Jawa Timur Tahap V Zona Malang Raya tidak saja menyajikan materi menarik tentang strategi dakwah. Acara yang berlangsung dari 30 Oktober hingga 1 November 2026 di Apple Sun Learning Center (Apelsun) Bumiaji Kota Batu juga mengagendakan sesi kegiatan penguatan fisik dan pengenalan olah raga Panahan.
Pada Ahad pagi (01/11/2026), puluhan peserta tampak antusias mengikuti olah raga dan tadabur alam dan pelatihan memanah tradisional yang dipandu langsung oleh para instruktur berpengalaman.
Pelatihan memanah ini diampu oleh Wakil Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Batu, Ustadz Abdul Kholik sekaligus pelatih Kub Panahmu PDM Kota Batu.
Dalam penjelasannya di hadapan para kader mubaligh, ia menegaskan olahraga memanah memiliki kedudukan yang istimewa dan dianjurkan secara syariat oleh baginda Rasulullah SAW.
“Rasulullah menganjurkan memanah, berenang, dan olah gulat sebagai hal yang disunnahkan,” ujarnya saat memotivasi para peserta pelatihan.
Lebih lanjut, ia menjelaskan, seni memanah di berbagai belahan dunia memiliki karakteristik dan pakem tersendiri yang sangat kaya akan filosofi kedisiplinan.
“Setiap negara memiliki pakem dan gaya masing-masing,” imbuhnya.
Pada sesi praktik, peserta agar fokus membidik sasaran menggunakan busur tradisional (horsebow), didampingi secara langsung oleh Ustaz Abdul Kholik. Sesekal ini yang mengoreksi postur tarikan tangan para peserta.
Lebih lanjut, ia memberikan contoh teknik tarikan busur khas peradaban tertentu.
“Misalnya gaya Turki, cara menarik panah dari busur menggunakan dua jari tengah dan jempol diapitkan, tarik yang kuat lalu dilepaskan,” pungkasnya.
Peserta mengikuti pelatihan memanah dengan antusias. “Alhamdulilah baru kali ini belajar tehnik memanah dari ahlinya,” ujar Kalam mahardika, peserta AMM dari Pasuruan. (m.roissudin)
