“Patience in waiting will feel beautiful when accompanied by prayer, endeavor and belief in Allah SWT.”
“(Kesabaran dalam penantian akan terasa indah ketika disertai doa, ikhtiar, dan keyakinan kepada Allah Swt).”
Bagi setiap orang tua, kehadiran anak merupakan anugerah besar yang sangat dinantikan. Ada pasangan yang segera diberi keturunan setelah menikah, namun ada pula yang harus menunggu bertahun-tahun lamanya. Berbagai usaha dilakukan, mulai dari menjaga kesehatan, terapi program kehamilan, hingga berkonsultasi kepada dokter spesialis. Tidak sedikit yang akhirnya merasa lelah dan hampir putus asa. Namun, bagi orang beriman, harapan tidak boleh padam.
Allah Swt. berfirman:
رَبِّ لَا تَذَرْنِي فَرْدًا وَأَنْتَ خَيْرُ الْوَارِثِينَ
“Ya Tuhanku, janganlah Engkau membiarkan aku hidup seorang diri dan Engkaulah sebaik-baik pewaris.”(QS. Al-Anbiya: 89)
Ayat ini adalah doa Nabi Zakaria a.s. yang tetap berharap keturunan meskipun usia telah lanjut. Ayat ini juga menjelaskan bahwa Allah mengajarkan umat-Nya untuk tidak berputus asa dari rahmat-Nya. Dalam hadis, Dari Shuhaib, ia berkata, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
عَجَبًا لأَمْرِ الْمُؤْمِنِ إِنَّ أَمْرَهُ كُلَّهُ خَيْرٌ وَلَيْسَ ذَاكَ لأَحَدٍ إِلاَّ لِلْمُؤْمِنِ إِنْ أَصَابَتْهُ سَرَّاءُ شَكَرَ فَكَانَ خَيْرًا لَهُ وَإِنْ أَصَابَتْهُ ضَرَّاءُ صَبَرَ فَكَانَ خَيْرًا لَهُ
“Sungguh menakjubkan keadaan seorang mukmin. Seluruhnya urusannya itu baik. Ini tidaklah didapati kecuali pada seorang mukmin. Jika mendapatkan kesenangan, maka ia bersyukur. Itu baik baginya. Jika mendapatkan kesusahan, maka ia bersabar. Itu pun baik baginya.” (HR. Muslim No. 2999)
Karena itu, pasangan suami istri hendaknya tetap sabar, saling menguatkan, terus berikhtiar, dan memperbanyak doa. Penantian yang dijalani dengan keikhlasan akan bernilai ibadah di sisi Allah Swt.
Semoga Allah Swt menghadiahkan keturunan yang saleh dan salehah kepada setiap pasangan yang mendambakannya serta menjadikan keluarga selalu dipenuhi cinta, kesabaran, dan keberkahan.
Semoga bermanfaat.
