Apakah Muhammadiyah Wahabi?

Apakah Muhammadiyah Wahabi?
*) Oleh : Dr Nurbani Yusuf, MSi
Komunitas Padhang Makhsyar & Pusat Studi Islam dan Pemikiran Kiai Hadji Ahmad Dahlan
www.majelistabligh.id -

#Studi Otentitas Pemikiran Kyai Dahlan

Apakah Muhammadiyah itu Wahabi ? Jawabnya Bukan !
Apakah Muhammadiyah terinspirasi Wahabi ? Jawabnya : Wahabi salah satunya tapi bukan satu-satunya.

^^^^
DNA Wahabi Salafi : Arabisme, Puritan, Kolot, Ortodox, Tekstual, Eksklusif, Romantisme masa lampau, Menganut kebenaran tunggal Cenderung intoleran

DNA Muhammadiyah: Modern, berkemajuan, Inovatif, Inklusif, Toleran, Moderat atau Wasath, Adaptif. Toleran. Kontekstual. Juga puritan.

Puritan adalah Kesamaan Wahabi dan Muhammadiyah: Beragama kembali pada masa salaf yang kemudian dikenal dengan jargon kembali kepada al Qur’an dan Hadits. Tegas Muhammadiyah jelas ber-manhjaj salaf tapi bukan salafi.

Salafisme Muhammadiyah terinspirasi Syaikh Muhammad Abduh dan Syaikh Rasyid Ridha. Bukan salafisme: Syaikh Bin Bazz Syaikh Utsaimin Syaikh Al Albani atau Syaikh Al Fauzan.

Mengharamkan rokok. Haram merayakan Maulid. Mudik hari raya bid’ah. Musik haram. Ziarah kubur syirik. Sikap suka membid’ahkan dan menyesatkan yang tidak sepandangan adalah jejak Wahabi.

Masa sekarang sebagian kecil Wahabi original otentik memisah diri, bikin yayasan dan halaqah sendiri ..

^^^^
Corak pikir Muhammadiyah bukan tunggal tapi jama’, plural atau beraneka kemudian menyatu menjadi sebuah manhaj yang memadukan :
Satu niat banyak aksi.
Satu manhaj banyak varian.
Muhammadiyah bukan hanya Persyarikatan Amal. Juga Persyarikatan Pemikiran Ide Dan Gagasan.

Prof Mu’ti Sekum PP menyebut bahwa Muhammadiyah ada karena banyaknya kebodohan, kemiskinan dan kejumud- an.

Membangun universitas : Wisuda. Koloqium. Yudisium. Erasmus Mundhus. Dies Natalis. Thesis. Desertasi adalah simbol modernitas sekularistik —

Rumah sakit. Klinik bersalin. Pabrik air infus jelas berlawanan dengan ruqyah — dan suwuk yang di amalkan salafi wahabi.

^^^^^
Kiai Dahlan bertanya,
“Arep mbangun opo kowe Djak?”
Lalu Soedjak menjawab, “Hospital (rumah sakit) Kiai”.

“Mbangun opo maneh?”
Soedjak menimpali, “Armhuis (rumah miskin) Kiai”. Kiai Ahmad Dahlan bertanya untuk ketiga kali. “Opo maneh?” Dengan lugas Soedjak menjawab, “Weeshuis (rumah yatim) Kiai”. Ini jelas corak pikir kemajuan selera kompeni. Bukan Arabisme.

Menterjemah Al Qur’an. Khutbah Jum’at dengan bahasa yang dimengerti jelas bukan DNA Islam puritan tapi lebih dekat dengan Sir Musthafa Kemal Attaturk.

Sistem Sekolah ongko loro atau hogere shool menggunakan sistem klasikal, papan dan kapur tulis. Pengelolaan aset organisasi dengan sistem holding, Jelas terinspirasi Paroki- Kathlolik. Konon yang mengajar ilmu hitung adalah pendeta Van Lith. Corak pikir Adaptif dan terbuka terhadap perubahan.

^^^^
Bisakah puritan bersanding dengan modernisme ? Islam murni tapi maju? Prof Din menyebut Muhammadiyah adalah federasi pemikiran. Pertanyaan berikutnya adalah: corak pemikiran apa saja yang kemudian menjadi bangunan gerakan keilmuan atau body of knokledge harakah Muhammadiyah ?

 

Tinggalkan Balasan

Search