Keberkahan dalam Bekerja dan Berusaha

*) Oleh : Ferry Is Mirza
Jurnalis senior dan aktivis Muhammadiyah
www.majelistabligh.id -

Dalam kehidupan ini, bekerja dan berusaha adalah bagian dari ibadah. Islam tidak mengajarkan umatnya untuk berpangku tangan, tetapi mendorong kita untuk aktif mencari rezeki yang halal. Namun, tujuan utama seorang Muslim bukan hanya memperoleh penghasilan yang besar, melainkan mendapatkan keberkahan dari setiap usaha yang dilakukan.

Makna Keberkahan

Keberkahan adalah bertambahnya kebaikan dari sesuatu. Harta yang berkah mungkin jumlahnya tidak terlalu banyak, tetapi cukup untuk kebutuhan, menenangkan hati, dan membawa manfaat bagi keluarga serta masyarakat. Sebaliknya, harta yang banyak tetapi tidak berkah seringkali menimbulkan kegelisahan, pertengkaran, dan ketidakpuasan.

Perintah untuk Bekerja

Allah Wa Ta’ala berfirman:

“Dan katakanlah: Bekerjalah kamu, maka Allah akan melihat pekerjaanmu, begitu pula Rasul-Nya dan orang-orang mukmin.” (QS. At Taubah : 105)

Ayat ini menunjukkan bahwa Islam sangat menghargai kerja keras, produktivitas, dan tanggung jawab.

Kunci Keberkahan dalam Bekerja:

1.Niat yang Benar

Bekerja bukan hanya untuk mendapatkan uang, tetapi juga untuk menafkahi keluarga, menjaga kehormatan diri, dan beribadah kepada Allah Wa Ta’ala.

2.Mencari Rezeki yang Halal

Keberkahan hanya hadir pada rezeki yang diperoleh dengan cara yang halal dan jujur.

3.Jujur dan Amanah

Kejujuran menumbuhkan kepercayaan dan mendatangkan pertolongan Alloh Ta’ala.

4.Tidak Melupakan Ibadah

Kesibukan kerja jangan sampai membuat kita lalai dari salat, doa, dan zikir.

5.Bersyukur dan Bersedekah

Sedekah adalah salah satu sebab bertambahnya keberkahan harta.

Rasulallah Shalallahu Alaihi Wasallam bersabda:

“Tidaklah seseorang memakan makanan yang lebih baik daripada hasil kerja tangannya sendiri.” (HR. Sahih al-Bukhari)

Hadis ini menunjukkan bahwa bekerja dengan usaha sendiri adalah pekerjaan yang sangat mulia di sisi Allah Wa Ta’ala.

Tanda-Tanda Rezeki yang Berkah:

  • Harta terasa cukup meskipun tidak berlebihan.
  • Hati tenang dan penuh rasa syukur.
  • Keluarga hidup harmonis.
  • Usaha membawa manfaat bagi orang lain.
  • Semakin mudah untuk beribadah dan bersedekah.

Bekerja dan berusaha adalah kewajiban, tetapi yang lebih penting adalah keberkahan dalam hasilnya. Jangan hanya mengejar banyaknya harta, tetapi kejarlah rida Allah Wa Ta’ala dalam setiap aktivitas kita.

Niatkan pekerjaan sebagai ibadah, lakukan dengan jujur, cari yang halal, dan iringi dengan doa serta tawakal.

Insya Allah, Allah Wa Ta’ala akan memberikan rezeki yang tidak hanya cukup, tetapi juga penuh keberkahan.

Allahumma Sholli ‘Ala Sayyidina Muhammad, Wa ‘ala Aali Sayyidina Muhammad

Ya Allah, jadikanlah awal hariku ini sebagai kesuksesan dan akhirnyapun dipenuhi dengan keberhasilan serta pertengahan diliputi dengan kebaikan.

In syaa Allah bermanfaat. || ismirzaf@gmail.com

 

Tinggalkan Balasan

Search