Baitul Arqam AUM Pendidikan Nganjuk Teguhkan Nilai Keseimbangan dan Sinergi 

Baitul Arqam AUM Pendidikan Nganjuk Teguhkan Nilai Keseimbangan dan Sinergi 
www.majelistabligh.id -

Pelaksanaan Baitul Arqam bagi guru dan karyawan Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) bidang pendidikan yang diselenggarakan Majelis Pembinaan Kader dan Sumber Daya Insani (MPKSDI) Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Nganjuk berlangsung khidmat dan penuh makna. Kegiatan yang digelar pada Ahad (26/7/2026) malam itu semakin memperkaya wawasan peserta melalui tausiah yang disampaikan Bu Zian Ar Razy, S.Pd., secara daring melalui Google Meet.

Dalam tausiahnya, Bu Zian mengajak peserta merenungkan prinsip keseimbangan yang menjadi bagian dari sunnatullah. Menurutnya, Allah SWT menciptakan segala sesuatu secara berpasang-pasangan sebagai bentuk kesempurnaan ciptaan sekaligus tanda kebesaran-Nya yang mengandung hikmah bagi kehidupan manusia.

Pesan tersebut diperkuat dengan rujukan pada QS. Az-Zariyat ayat 49 yang menjelaskan bahwa segala sesuatu diciptakan berpasangan agar manusia mengambil pelajaran. Konsep serupa juga ditegaskan dalam QS. Yasin ayat 36 yang menyebutkan bahwa pasangan ciptaan Allah mencakup seluruh aspek kehidupan, baik yang telah diketahui maupun yang belum dipahami manusia.

Guru SLB Muhammadiyah Kertosono itu menjelaskan bahwa makna berpasangan tidak hanya terbatas pada hubungan laki-laki dan perempuan, tetapi juga menggambarkan dinamika kehidupan yang saling membutuhkan dan saling menguatkan.

“Jadi dalam kehidupan terdapat peran yang saling melengkapi, seperti guru dan murid, pemimpin dan anggota, serta pihak yang mengajar dan belajar, sehingga tidak ada alasan untuk merasa paling benar atau paling unggul,” jelasnya.

Dalam perspektif pendidikan, Bu Zian menekankan pentingnya sinergi antara guru, orang tua, dan peserta didik. Menurutnya, keberhasilan pendidikan hanya dapat diwujudkan melalui kolaborasi yang kuat antarseluruh elemen untuk melahirkan generasi yang beriman, berilmu, berakhlak mulia, dan berkemajuan sesuai nilai-nilai Muhammadiyah.

Sebagai penutup, Koordinator MPKSDI PDM Kabupaten Nganjuk, Imam Fanani Yudho Purnomo, S.Pd., mengapresiasi materi yang telah disampaikan. Ia juga memberikan masukan terkait pentingnya meningkatkan ketepatan bacaan Al-Qur’an serta mendorong penyelenggaraan pelatihan khutbah bagi peserta laki-laki agar siap menjadi khatib Jumat di lingkungan AUM.

Kegiatan kultum dalam Baitul Arqam ini diharapkan tidak hanya memperkuat spiritualitas peserta, tetapi juga menjadi inspirasi untuk membangun kebersamaan, mempererat kolaborasi, serta memperkuat peran pendidikan Muhammadiyah dalam mencetak generasi yang unggul dan berkemajuan. (lukman)

 

Tinggalkan Balasan

Search