Di Tengah Kejuaraan, Tim Tapak Suci Sambikerep Dapat Kabar Duka, Atletnya Kecelakaan

Di Tengah Kejuaraan, Tim Tapak Suci Sambikerep Dapat Kabar Duka, Atletnya Kecelakaan
www.majelistabligh.id -

Di tengah kesibukan tim Tapak Suci Sambikerep mengikuti Kejuaraan Pencak Silat Surabaya Championship II Tahun 2026, kabar duka datang dari salah satu atletnya. Nayla Putri Marveta mengalami kecelakaan saat menjalankan tugas Praktik Kerja Lapangan (PKL) pada Sabtu (12/9/2026). Akibat kecelakaan tersebut, Nayla mengalami patah tulang pada kaki kanannya dan harus menjalani operasi.

Kecelakaan terjadi di sekitar pertigaan kawasan Sambikerep arah Kalijaran. Saat itu, motor yang dikendarai Nayla terbentur mobil pick up. Benturan tersebut membuat sepeda motornya oleng hingga Nayla terjatuh.

Kabar kecelakaan Nayla sontak membuat rekan-rekan satu tim dan pelatih terkejut. Pasalnya, pada saat yang sama mereka sedang fokus mengikuti Surabaya Championship II Tahun 2026 yang berlangsung di GOR Hayam Wuruk, Kompleks Kodam V/Brawijaya, Sabtu-Minggu (12-13/9/2026).

Usai Bertanding, Rekan-Rekan Menjenguk

Setelah menyelesaikan agenda kejuaraan, rekan-rekan Nayla bersama tim pelatih menyempatkan diri datang menjenguk ke rumah sakit tempat Nayla menjalani perawatan pada Ahad (13/9/2026).

Ketua Cabang 128 Tapak Suci Sambikerep bersama tim pelatih turut hadir memberikan dukungan. Kehadiran mereka menjadi bentuk kepedulian kepada Nayla yang harus menjalani operasi akibat patah tulang kaki kanannya.

“Cepat sembuh, Nduk. Comeback Stronger,” pesan Sultan Abdillah, pelatih seni Nayla.

Pesan tersebut menjadi penyemangat bagi Nayla untuk menjalani masa pemulihan. Untuk sementara, ia harus meninggalkan aktivitas latihan dan pertandingan sampai kondisi fisiknya benar-benar pulih.

Nayla sendiri merupakan salah satu atlet seni Tapak Suci Sambikerep. Ia tercatat sebagai atlet seni tunggal wajib IPSI. Selain aktif sebagai atlet, Nayla juga dipercaya menjadi pengurus Tapak Suci Sambikerep bidang Humas dan Publikasi periode 2026-2028.

Kaget Mendengar Kabar Kecelakaan

Ketua Cabang 128 Tapak Suci Sambikerep, Anang Dony Irawan, mengaku kaget ketika pertama kali mendengar kabar kecelakaan yang dialami Nayla.

“Kami kaget mendengar kabar Nayla mengalami kecelakaan pada Sabtu malam. Perkiraan kami kecelakaan pulang dari tempatnya PKL, ternyata saat akan mengerjakan tugas dari tempat PKL di daerah TPR Citraland,” jelasnya.

Menurut Anang, kedatangan rekan-rekan dan tim pelatih bukan sekadar untuk menjenguk. Kehadiran mereka diharapkan dapat memberikan energi positif bagi Nayla selama menjalani proses pemulihan.

Dengan datang bersama-sama, teman-teman Nayla berusaha membuat suasana lebih hangat. Candaan, sapaan, dan dukungan dari orang-orang terdekat diharapkan dapat membuat Nayla tetap tersenyum dan tidak kehilangan semangat.

Persaudaraan di Tengah Tapak Suci

Bagi keluarga besar Tapak Suci Sambikerep, kejadian yang dialami Nayla menjadi momentum untuk menunjukkan bahwa hubungan di antara mereka bukan sekadar hubungan antara atlet, pelatih, dan organisasi.

Ketika salah satu anggota mengalami musibah, anggota lainnya hadir memberikan dukungan.

Kebersamaan tersebut sekaligus menjadi gambaran nilai persaudaraan yang tumbuh dalam latihan dan aktivitas Tapak Suci. Mereka tidak hanya bersama ketika berada di gelanggang untuk mengejar prestasi, tetapi juga hadir ketika salah satu di antara mereka membutuhkan dukungan.

Nayla untuk sementara memang harus menepi dari latihan dan pertandingan. Namun, dukungan dari rekan-rekan, pelatih, dan pengurus menjadi bekal penting untuk melewati masa pemulihan.

Dari arena kejuaraan, mereka membawa pulang semangat pertandingan. Dari rumah sakit, mereka membawa pesan untuk Nayla: segera pulih dan kembali lebih kuat. Comeback stronger, Nayla.  (nafisa)

 

Tinggalkan Balasan

Search