Enam Pesan H.M. Arief An pada Halalbihalal LKSAM Se-Kota Surabaya

Suasana halalbihalal Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA) Muhammadiyah se-Surabaya. (ist)
www.majelistabligh.id -

Keluarga Besar Majelis Pembinaan Kesejahteraan Sosial (MPKS) Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Surabaya, bersama Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA) Muhammadiyah se-Surabaya, menggelar Halalbihalal sebagai momentum penguatan ukhuwah, Ahad (26/4/2026). Kegiatan di Aula LKSA Karangpilang itu, berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan.

Acara ini menghadirkan narasumber utama, H. M. Arif An, Wakil Ketua PDM Kota Surabaya yang juga menjabat sebagai Ketua KAWANMU MPKS PP Muhammadiyah. Dalam tausiyahnya yang khas dengan gaya Suroboyoan—lugas, taktis, dan “ceplas-ceplus”—M. Arif An memberikan suntikan semangat sekaligus pesan khusus kepada para Kepala LKSA yang hadir.

Menurutnya, mengelola panti asuhan atau LKSA bukanlah sekadar tugas administratif, melainkan pengabdian spiritual yang sangat tinggi.

Pesan Utama untuk Kepala LKSA

Di hadapan para pejuang kesejahteraan sosial, Arif An menekankan enam poin penting dalam mengelola lembaga dan santri:

  1. Sabar Tanpa Batas: “Sabar, sabar, dan sabar,” tegasnya berkali-kali mengingatkan bahwa dinamika mengurus anak asuh membutuhkan ketangguhan mental.
  2. Eksplorasi Potensi: Ia meminta pengelola tidak hanya sekadar memberi makan dan tempat tinggal, tapi harus berani mengeksplorasi potensi dan bakat terpendam para santri agar mereka mandiri di masa depan.
  3. Amanah Anak Hebat: “Jenengan itu dititipi anak-anak hebat. Tolong pikirkan mereka dengan sepenuh hati,” ujarnya dengan nada serius.
  4. Keyakinan Rezeki: Ia mengingatkan agar tidak ada kekhawatiran soal materi. “Jangan takut kekurangan rezeki ketika mengurusi para santri. Allah sudah menjamin itu.”
  5. Totalitas Berjuang: Dengan gaya retorisnya yang khas, ia menyebut LKSA sebagai ladang pengabdian tertinggi. “Kepala LKSA itu ngurusi ‘Perusahaannya Allah’. Jadi, jangan ragu untuk totalitas dalam berjuang!”
  6. Jangan Ragu dan Bimbang: Keteguhan hati adalah kunci keberhasilan dalam memimpin lembaga sosial.

Kemandirian Pangan di LKSA Karangpilang

Tidak hanya sekadar seremonial dan tausiyah, kegiatan Halalbihalal ini ditutup dengan aksi nyata yang mencerminkan semangat kemandirian ekonomi lembaga. Para pengurus MPKS dan tamu undangan bergerak menuju area kolam di sekitar lokasi acara. Di sana, dilakukan kegiatan tabur benih ikan lele sebagai simbol keberlanjutan program ketahanan pangan. Tak hanya itu, acara diakhiri dengan prosesi panen telur ayam horen yang dikelola secara mandiri oleh LKSA Karangpilang. || beryl

 

Tinggalkan Balasan

Search