Sebanyak 40 juri profesional disiapkan untuk mengawal jalannya Festival Anak Sholeh
Muhammadiyah (Fashmu) ke-3 Tingkat Jawa Timur Tahun 2026. Ajang bergengsi bagi generasi muda islami ini dijadwalkan berlangsung di Universitas Muhammadiyah Lamongan (UMLA) pada Sabtu, 25 Juli 2026 mendatang.
Gelaran Fashmu 2026 merupakan hasil sinergi antara Majelis Tabligh Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Timur, Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Lamongan, dan UMLA selaku tuan rumah.
Panitia Bidang Lomba, Ustaz Afifun Nidlom, menegaskan bahwa komposisi dewan juri sengaja dirancang secara kolaboratif demi menjaga objektivitas penilaian. Para juri yang bertugas merupakan gabungan dari unsur profesional, perwakilan PWM Jatim, serta akademisi UMLA dan Umsura.
“Para juri yang kami pilih merupakan pakar di bidangnya masing-masing. Hal ini penting untuk memastikan seluruh proses penilaian berjalan adil, transparan, dan kompetitif,” ujar Ustaz Afifun di sela-sela rapat panitia Fashmu unsur Majelis Tabligh PWM Jatim di Kantor PWM Jatim, Jumat (17/7/2026).

Terkait teknis pelaksanaan, Afifun menjelaskan bahwa sistem penjurian akan disesuaikan dengan karakteristik masing-masing cabang lomba. Beberapa jenis lomba akan dibagi ke dalam dua ruangan berbeda, di mana setiap ruangan bakal dikawal oleh dua orang juri.
Namun, aturan berbeda berlaku untuk cabang kompetisi tertentu. Lomba kaligrafi, misalnya, akan dipusatkan dalam satu ruangan penuh. Sedangkan untuk lomba defile yang menuntut penilaian lebih kompleks dan menyeluruh, panitia akan menerjunkan langsung enam juri sekaligus untuk memberikan penilaian.
Melalui persiapan matang dan sistem penjurian yang ketat ini, Fashmu ke-3 diharapkan mampu melahirkan talenta-talenta muda Muhammadiyah yang tidak hanya unggul dalam prestasi, tetapi juga memiliki akhlak yang mulia.
Sementara itu, Ketua Majelis Tabligh Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Timur, Ustaz Abdul Basith, menegaskan bahwa kesiapan tim juri sangat menentukan kesuksesan pelaksanaan lomba nanti. Karena itu, sejak jauh hari pihaknya sudah menetapkan dewan juri yang akan bertugas pada jenis lomba masing-masing.
Selain dewan juri, pihaknya juga terus melakukan komunikasi terkait dengan kesiapan sarana dan prasarana, mulai dari sound system di masing-masing ruang, serta perangkat lomba yang lain.
“Semua sudah diinventarisasi oleh panitia yang bertanggungjawab pada bidang-masing. Kita akan dikoordinasikan dengan pihak UMLA selalu tuan rumah,” tambah Ustaz Basith. || chusnun
