Fashmu Jatim 2026: Sistem Penilaian Digital Real-Time, Gandeng 60 Mahasiswa UMLA

www.majelistabligh.id -

Festival Anak Sholeh Muhammadiyah (Fashmu) ke-3 tingkat Provinsi Jawa Timur tahun 2026 siap menyajikan gebrakan baru. Tidak hanya menjadi ajang unjuk bakat, kreativitas, dan spiritualitas, penyelenggaraan tahun ini membawa inovasi besar di bidang tata kelola teknologi.

Panitia resmi mengumumkan bahwa seluruh rangkaian lomba akan menggunakan sistem penilaian teknlogi digital yang terintegrasi, dan dapat diakses secara real-time.

Pelaksanaan ajang multievent tahunan ini digelar pada Sabtu, 25 Juli 2026 mendatang di kampus Universitas Muhammadiyah Lamongan (UMLA).

Sekretaris Panitia Fashmu ke-3, Ustaz Fimas Maulana, mengungkapkan bahwa digitalisasi sistem penilaian ini merupakan langkah strategis dan komitmen nyata panitia untuk menjamin integritas kompetisi.

“Kami ingin Fashmu tahun ini menjadi standar baru kejuaraan pendidikan di Jawa Timur. Dengan sistem terintegrasi ini, kami menjamin proses penilaian yang lebih jujur, transparan, dan akuntabel. Tidak ada lagi ruang untuk subjektivitas yang merugikan, maupun komplain terkait lambatnya rekapitulasi nilai,” ujar Ustaz Fimas saat ditemui di sela-sela persiapan teknis, Rabu (15/7/2026).

Ustaz Fimas Maulana yang juga koordinator IT ini, menegaskan bahwa untuk mewujudkan ekosistem digital yang mulus dan bebas kesalahan, panitia tidak bekerja sendiri. Pihaknya menggandeng 60 mahasiswa UMLA yang bertugas sebagai operator input data penilaian. Para juri akan memberikan nilai secara manual, dan langsung diinput pada sistem.

“Ke-60 mahasiswa ini menjalani pelatihan teknis. Mereka akan tersebar di setiap pos lomba. Tugas utama mereka bukan untuk menilai, melainkan memverifikasi dan memastikan data nilai dari juri masuk ke sistem dengan sempurna, cepat, dan tanpa hambatan teknis. Sinergi antara juri profesional dan mahasiswa ini memastikan kecepatan sekaligus ketepatan data,” tambahnya.

Inovasi ini memberikan dampak psikologis yang luar biasa bagi para peserta, orang tua, dan guru pendamping. Melalui aplikasi resmi Fashmu, perolehan nilai setiap peserta dapat terpantau detik itu juga.

“Bayangkan suasana kompetisi yang benar-benar sportif. Peserta dan pendamping bisa melihat posisi mereka secara real-time. Ini membangun mental juara yang sesungguhnya, di mana kemenangan diraih murni karena prestasi dan kerja keras,” tegas Ustaz Fimas.

Fashmu ke-3 tingkat Jawa Timur 2026 sendiri diikuti oleh 949 pelajar dan pendampung dari ratusan sekolah Muhammadiyah se-Jatim yang dikoordinir PDM masing-masing. Dengan adopsi teknologi informasi, Ustaz Fimas berharap Fashmu tidak hanya sukses mencetak generasi anak sholeh yang cerdas dan berprestasi, tetapi juga secara langsung mengajarkan mereka tentang pentingnya integritas, sportivitas, dan keterbukaan di era digital.

“Fashmu 2026 adalah tentang masa depan. Dan masa depan menuntut transparansi dan integritas,” pungkasnya. || chusnun

 

Tinggalkan Balasan

Search