Haji Mabrur

Haji Mabrur
*) Oleh : Drs Muhammad Nashihudin MSi
Ketua Majelis Tabligh PDM Jakarta Timur
www.majelistabligh.id -

Haji mabrur artinya haji yang diterima Allâh SWT dengan mengikuti manasik yang benar dan tidak melakukan pelanggaran selama pelaksanaanya serta sesuai dengan tuntunan Rasulullah Saw . Haji mabrur tidak balasan kecuali surga.

Haji merupakan rukun Islam ke lima wajib bagi yang mampu melakukannya sehat jasmani dan rohani

Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman:

وَاَ ذِّنْ فِى النَّا سِ بِا لْحَجِّ يَأْتُوْكَ رِجَا لًا وَّعَلٰى كُلِّ ضَا مِرٍ يَّأْتِيْنَ مِنْ كُلِّ فَجٍّ عَمِيْقٍ

Dan serulah manusia untuk mengerjakan haji, niscaya mereka akan datang kepadamu dengan berjalan kaki, atau mengendarai setiap unta yang kurus, mereka datang dari segenap penjuru yang jauh,”
(QS. Al-Hajj 22: Ayat 27)

Bulan Dzulhijjah adalah merupakan bulan haji dan puncak ibadah haji adalah wukuf di Padang Arofah.
Bagi muqimin yang ada di negerinya disunnahkan untuk berpuasa Sunnah di tanggal 9 Dzulhijjah yang pahalanya cukup besar yaitu dapat menghapus dosa dosa kecil selama dua tahun .
Sungguh beruntung kaum muslimin karena mereka hidupnya selalu dalam ampunanNya.

1. Kitab Bulughul Maram hadis ke-537,  tentang keutamaan haji
عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ رضي الله عنه أَنَّ رَسُولَ اَللَّهِ صلى الله عليه وسلم قَالَ: ( اَلْعُمْرَةُ إِلَى اَلْعُمْرَةِ كَفَّارَةٌ لِمَا بَيْنَهُمَا, وَالْحَجُّ اَلْمَبْرُورُ لَيْسَ لَهُ جَزَاءٌ إِلَّا اَلْجَنَّةَ ) مُتَّفَقٌ عَلَيْهِ

Dari Abu Hurairah Radliyallaahu ‘anhu bahwa Rasulullah Shallallaahu ‘alaihi wa Sallam bersabda: “Umrah ke umrah menghapus dosa antara keduanya, dan tidak ada pahala bagi haji mabruru kecuali surga.” Muttafaq Alaihi.

2. Puasa 1 hari menghapuskan dosa selama 720 hari

Dari Abu Qotadah Al Anshori, ia berkata bahwa Rasulullah ﷺ bersabda :
“Puasa Arafah (9 Dzulhijjah) dapat menghapuskan dosa setahun yang lalu dan setahun akan datang.*
Puasa Asyura (10 Muharram) akan menghapuskan dosa setahun yang lalu.”
HR. Muslim no. 1162.

3. Tujuan ibadah hanya untuk Allah Subhanahu Wa Ta’ala

قُلْ اِنَّ صَلَا تِيْ وَنُسُكِيْ وَ مَحْيَايَ وَمَمَا تِيْ لِلّٰهِ رَبِّ الْعٰلَمِيْنَ

“Katakanlah (Muhammad), “Sesungguhnya sholatku, ibadahku, hidupku, dan matiku hanyalah untuk Allah, Tuhan seluruh alam,”
(QS. Al-An’am 6: Ayat 162)

لَا شَرِيْكَ لَهٗ ۚ وَبِذٰلِكَ اُمِرْتُ وَاَ نَاۡ اَوَّلُ الْمُسْلِمِيْنَ

“tidak ada sekutu bagi-Nya; dan demikianlah yang diperintahkan kepadaku dan aku adalah orang yang pertama berserah diri (muslim).””
(QS. Al-An’am 6: Ayat 163)

4. Doa Agar Menjadi Haji Mabrur

اَللّٰهُمَّ اجْعَلْ حَجَّنَا حَجًّامَبْرُوْرًا، وَعُمْرَتَنَا عُمْرَةًمَبْرُوْرًا، وَسَعْيَنَاسَعْيًامَشْكُوْرًا، وَذَنْبَنَاذَنْبًامَغْفُوْرًا، وَعَمَلَنَاعَمَلًاصَالِحًا مَقْبُوْلًا، وَتِجَارَتَنَاتِجَارَةً لَنْتَبُوْرَ، يَا عَالِمَ مَا فِى الصُّدُوْرِ أَخْرِجْنَامِنَ الظُّلُمَاتِ إِلَى النُّوْرِ

Latin:

Allahummaj’al hajjan mabruura, wa ‘umratan mabruura, wa sa’yan masykuro, wa dzanban maghfuura, wa ‘amalan shaalihan maqbula, wa tijaaratan lan tabuura, ya ‘alima maa fish-shuduur, akhrijna minazh-zhulumaati ilan-nuur.Artinya:”Ya Allah, jadikanlah haji kami haji yang mabrur, umrah kami umrah yang mabrur, dan sa’i kami sa’i yang disyukuri. Dosa-dosa kami kiranya Engkau ampuni, amal saleh kami Engkau terima, serta perdagangan kami perdagangan yang tidak merugi. Wahai Dzat Yang Maha Mengetahui apa yang ada di dalam dada, keluarkanlah kami dari kegelapan menuju cahaya.”

Tinggalkan Balasan

Search