Istikamah Membaca Al-Qur’an Meski Hanya Satu Ayat

*) Oleh : Sigit Subiantoro
Anggota Majelis Tabligh PDM Kabupaten Kediri
www.majelistabligh.id -

Paksakan diri untuk membuka Al-Qur’an setiap hari, meski hanya satu ayat. Jangan meremehkan langkah kecil, karena istikamah lebih dicintai Allah daripada amalan yang besar namun terputus.

Al-Qur’an bukan hanya untuk dibaca, tetapi juga menjadi penyejuk hati, penawar kegelisahan, dan cahaya dalam setiap langkah kehidupan bagi orang-orang yang beriman.

Allah Ta’ala berfirman:

وَنُنَزِّلُ مِنَ الْـقُرْاٰ نِ مَا هُوَ شِفَآءٌ وَّرَحْمَةٌ لِّـلْمُؤْمِنِيْنَ ۙ وَلَا يَزِيْدُ الظّٰلِمِيْنَ اِلَّا خَسَا رًا

“Dan Kami turunkan dari Al-Qur’an (sesuatu) yang menjadi penawar dan rahmat bagi orang yang beriman, sedangkan bagi orang yang zalim (Al-Qur’an itu) hanya akan menambah kerugian.” (QS Al-Isra’ 17: 82)

Semoga Allah menjadikan kita termasuk hamba yang selalu mencintai, membaca, memahami, dan mengamalkan Al-Qur’an setiap hari.

Mungkin hari ini kita belum mampu membaca satu halaman Al-Qur’an. Tidak mengapa. Mulailah dari satu ayat. Yang penting adalah jangan sampai berlalu satu hari tanpa berinteraksi dengan firman Allah.

Satu ayat yang dibaca dengan hati yang ikhlas bisa menjadi pengingat, penenang, bahkan obat bagi hati yang sedang gelisah.

Teruslah membiasakan diri, karena amalan yang paling dicintai Allah adalah amalan yang dilakukan secara istikamah, meskipun sedikit.

Semoga Allah menjadikan Al-Qur’an sebagai cahaya dalam hidup kita, penyejuk hati. (*)

 

Tinggalkan Balasan

Search