Kemenag Ajak Masyarakat Budayakan Berpikir Kritis di Era Digital

Pameran buku dalam Muharam Islamic Literacy Festival (Milfest) 2026 di Unit Percetakan Al-Qur'an (UPQ), Ciawi, Bogor. (ist)
www.majelistabligh.id -

Kementerian Agama (Kemenag) resmi membuka Muharam Islamic Literacy Festival (Milfest) 2026 di Unit Percetakan Al-Qur’an (UPQ), Ciawi, Bogor. Festival yang berlangsung selama empat hari, 30 Juli hingga 2 Agustus 2026, ini menghadirkan perpaduan kegiatan literasi, pemberdayaan ekonomi, layanan sosial, hingga wisata edukasi proses pencetakan Al-Qur’an bagi masyarakat umum.

Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kemenag, Abu Rokhmad, menyampaikan bahwa penyelenggaraan Milfest merupakan ikhtiar nyata Kemenag dalam menyemarakkan Tahun Baru Islam 1448 Hijriah dengan mengusung misi “hijrah literasi”.

“Melalui momentum Tahun Baru Hijriah, kami ingin menghadirkan semangat hijrah, khususnya di bidang literasi. Literasi bukan sekadar membaca dan menulis, melainkan kemampuan memahami, mengolah, serta menyaring informasi agar menjadi sesuatu yang produktif dan membentengi masyarakat dari disinformasi,” ujar Abu Rokhmad di Bogor, Kamis (30/7/2026).

Ia menambahkan, agenda ini merupakan penjabaran dari arahan Menteri Agama Nasaruddin Umar agar setiap program Kemenag berdampak langsung bagi publik. Lewat budaya membaca dan berpikir kritis, masyarakat diharapkan makin bijak menyikapi derasnya arus informasi di era digital.

Sajikan Wisata Edukasi hingga Bazar UMKM

Selama gelaran Milfest, pengunjung dapat menikmati beragam agenda menarik, seperti pameran dan bedah buku, seminar, Minbar Sastra, Islamic Fashion Show, hingga informasi beasiswa bagi calon mahasiswa baru. Bagi anak-anak, panitia menggelar berbagai kompetisi Islami, mulai dari lomba tahfiz, azan, dai cilik, hingga kaligrafi.

Salah satu daya tarik utama festival ini adalah program wisata edukasi di UPQ. Pengunjung berkesempatan melihat langsung alur produksi mushaf Al-Qur’an secara transparan, mulai dari tahap pracetak, proses pencetakan, hingga pemeriksaan kualitas (quality control) sebelum didistribusikan.

Tak hanya mengasah intelektual, Milfest juga menghadirkan dimensi sosial dan ekonomi. Fasilitas seperti donor darah, cek kesehatan gratis, serta program wakaf Al-Qur’an disediakan bagi pengunjung. Sektor ekonomi umat turut didorong lewat bazar UMKM yang melibatkan para pelaku usaha binaan Kantor Urusan Agama (KUA) dan warga lokal. (*/tim)

 

Tinggalkan Balasan

Search