Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) ‘Aisyiyah, Salmah Orbayinah, secara resmi membuka Pelatihan Kepemimpinan Perempuan Berbasis Damai di Alun-Alun Pulau Bawean, Kabupaten Gresik, Jawa Timur, Jumat (25/9/2026).
Kegiatan yang berlangsung hingga Senin (28/9/2026) ini digelar untuk memperkuat peran perempuan pesisir dalam menopang kemandirian ekonomi serta kesejahteraan keluarga.
Pembukaan ditandai dengan penekanan tombol sirene oleh Salmah Orbayinah. Turut mendampingi dalam peresmian tersebut Ketua Pimpinan Daerah ‘Aisyiyah (PDA) Gresik Innik Hikmatin, Wakil Ketua Pimpinan Wilayah ‘Aisyiyah (PWA) Jawa Timur Siti Dalillah Chandrawati, serta jajaran Forkopimcam, terdiri dari Camat Sangkapura, Kapolsek, Danramil, dan tokoh masyarakat setempat.
Dalam sambutannya, Salmah menegaskan bahwa pelatihan kepemimpinan ini bukan sekadar mengasah kemampuan memimpin, melainkan membina karakter dasar perempuan.
“Perempuan harus memiliki rasa percaya diri, berintegritas, bertindak tegas dalam mengambil keputusan, serta mampu membawa perubahan nyata bagi keluarga, organisasi, masyarakat, hingga bangsa,” ujar Salmah.
Ia juga mengingatkan pentingnya prinsip kepemimpinan kolektif-kolegial yang diusung ‘Aisyiyah. Menurutnya, kekuatan organisasi tidak bertumpu pada satu individu, melainkan lahir dari kebersamaan, musyawarah, rasa saling percaya, serta pembagian tanggung jawab secara bergotong royong.
Selain pelatihan, pembukaan acara ini dirangkaikan dengan peluncuran tiga program aksi sosial Pimpinan Cabang ‘Aisyiyah (PCA) Sangkapura Bawean. Program tersebut meliputi Rumah Lansia Ceria ‘Aisyiyah, Rumah Kader ‘Aisyiyah, serta Gerakan ‘Aisyiyah Layani Disabilitas (GALA).
Sebagai penutup peresmian, Salmah menerima penyerahan tiga karya literasi inklusif, yakni Pedoman Membaca Mushaf Al-Qur’an bagi Penyandang Disabilitas Sensorik Rungu Wicara, Panduan Membaca Al-Qur’an Isyarat Jilid 1–7 dan Juz ‘Amma Isyarat Metode Kitabah, serta Mushaf Al-Qur’an Isyarat 30 Juz. (*/tim)
