Keutamaan Selalu Menjaga Wudu

*) Oleh : Ferry Is Mirza
Jurnalis senior dan aktivis Muhammadiyah
www.majelistabligh.id -

Ada keutamaan jika seseorang terus menerus dalam keadaan suci atau berwudu. Yaitu tatkala wudu batal, kemudian kembali berwudu lagi.

Keadaan seperti itu akan mudah bagi kita untuk melakukan ibadah. Kala ingin membaca Al Qur’an dan memegang mushaf, maka bisa langsung membaca. Kala ingin laksanakan salat sunnah, maka dengan mudah pula bisa melakukannya. Inilah yang didapat dari orang yang selalu menjaga wudu.

Keutamaan orang yang selalu menjaga wudu disebutkan dalam hadis berikut tentang Bilal yang disebutkan bahwa suara sandal beliau sudah terdengar di surga.

Dari Abu Buraidah, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa salam di pagi hari memanggil Bilal lalu berkata, “Wahai Bilal, kenapa engkau mendahuluiku masuk surga? Aku tidaklah masuk surga sama sekali melainkan aku mendengar suara sendalmu di hadapanku. Aku memasuki surga di malam hari dan aku dengar suara sendalmu di hadapanku.”

Bilal menjawab, “Wahai Rasulullah, aku biasa tidak meninggalkan salat dua rakaat sedikit pun. Setiap kali aku berhadats, aku lantas berwudu dan aku membebani diriku dengan salat dua rakaat setelah itu.” (HR. Tirmidzi no. 3689 dan Ahmad 5: 354. Al Hafizh Abu Thohir mengatakan sanad hadits ini hasan)

Syaikh Abu Malik dalam Fiqhus Sunnah lin Nisaa’ (hal. 49) menyatakan bahwa disunnahkan berwudu setiap kali wudu tersebut batal karena adanya hadats.

Imam Nawawi rahimahullah menyatakan, “Disunahkan menjaga wudu atau diri dalam keadaan suci. Termasuk juga kala tidur dalam keadaan suci.” (Kitab Matan Al Idhoh, hal. 20).

Semoga dimudahkan dalam menjaga wudu. Hanya Allah yang memberi taufik. || ismirzaf@gmail.com

 

Tinggalkan Balasan

Search