Lomba Defile Kolosal Fashmu Jatim 2026 Siap Getarkan UMLA

www.majelistabligh.id -

Ajang bergengsi Festival Anak Sholeh Muhammadiyah (Fashmu) ke-3 Tingkat Jawa Timur Tahun 2026 dipastikan bakal berlangsung meriah dengan hadirnya kategori beregu melalui Lomba Defile Kolosal.

Semarak syiar Islam ini digerakkan oleh Majelis Tabligh PWM Jawa Timur ini akan digelar pada 25 Juli 2026. Kampus Universitas Muhammadiyah Lamongan (UMLA) bertindak sebagai tuan rumah.

Kehadiran ratusan peserta dan ribuan penggembira dari berbagai pelosok daerah diprediksi akan mengubah atmosfer kampus UMLA menjadi pusat gelora kreativitas generasi muda Muhammadiyah se-Jawa Timur.

“Dengan adanya lomba defile ini dipastikan akan menambah semarak pelaksanaan Fashmu di UMLA,” kata Ustaz Irwan Hasan, Ketua panitia Fashmu ke-3.

Berbeda dengan edisi sebelumnya yang didominasi kategori perorangan, perlombaan kelompok yang bersifat masif dan semarak ini diproyeksikan menjadi magnet utama yang menguji kreativitas sekaligus kekompakan kontingen dari seluruh daerah.

Berdasarkan panduan teknis yang resmi dirilis oleh panitia lomba, setiap Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) se-Jawa Timur diwajibkan mengirimkan regu terbaiknya. Ketentuan teknis mensyaratkan setiap barisan minimal berkekuatan 10 orang peserta. Selama berparade, setiap kontingen juga diharuskan membawa papan nama daerah masing-masing dengan ukuran standar 40×60 sentimeter.

“Khusus lomba defile, dilaksanakan sebelum acara pembukaan. Jadi semua peserta harus sudah siap di garis start diperkirakan pada pk. 06.00 WIB,” tandasnya.

Demi menjamin hasil kejuaraan yang adil dan berintegritas tinggi, pihak panitia menerapkan sistem penjurian yang sangat ketat. Tidak tanggung-tanggung, sebanyak enam juri profesional sekaligus akan diterjunkan langsung di lapangan untuk memberikan penilaian secara simultan.

Langkah ini diambil secara sengaja untuk meminimalisasi subjektivitas pandangan individual juri, mengingat penilaian parade luar ruangan kerap kali dipengaruhi oleh preferensi atau selera masing-masing penilai. Dengan banyaknya mata yang menilai, hasil akhir kompetisi dipastikan bakal berjalan sangat objektif.

Pihak penyelenggara pun telah menetapkan lima indikator utama dalam mengalkulasi poin para peserta lomba defile.

  • Kreativitas kostum/keunikan daerah (25%)
  • Kerapian barisan (20%)
  • Kekompakan yel-yel (20%)
  • Keselarasan tema (20%)
  • Etika Islami (15%)

Di luar kemeriahan kompetisi beregu tersebut, Fashmu ke-3 Jatim 2026 ini juga tetap mempertahankan berbagai perlombaan di kategori perorangan untuk mengasah bakat spiritual anak. Rangkaian kegiatan ini mengusung visi besar “Sportif, Berkemajuan, Berprestasi” yang dirancang khusus sebagai tolok ukur pembinaan kaderisasi usia muda di lingkungan persyarikatan.

Lebih dari sekadar ajang unjuk kebolehan, perhelatan akbar ini menjadi wadah strategis dalam mempererat ukhuwah Islamiyah antar-kader dari 38 kabupaten/kota yang tersebar di wilayah Jawa Timur. || chusnun

 

Tinggalkan Balasan

Search