Majelis Dikdasmen dan PNF PP Muhammadiyah Groundbreaking MTC Kulon Progo

Majelis Dikdasmen dan PNF PP Muhammadiyah memulai pembangunan MTC. (ist)
www.majelistabligh.id -

Majelis Pendidikan Dasar Menengah dan Pendidikan Nonformal (Dikdasmen dan PNF) Pimpinan Pusat Muhammadiyah secara resmi memulai pembangunan Gedung Muhammadiyah Training Center (MTC). Prosesi groundbreaking dilakukan pada Sabtu (9/5/2026) di kawasan Salamrejo, Sentolo, Kulon Progo, DIY.

Gedung MTC berdiri di atas lahan seluas 5.179 m persegi dan dirancang sebagai pusat pengembangan kualitas pendidikan yang komprehensif. Direktur MTC, Agus Suroyo, menegaskan bahwa fasilitas ini akan menjadi inkubator bagi program unggulan, termasuk program double track kerja sama dengan pihak Jerman.

“Saat ini terdapat 758 siswa dari seluruh Indonesia yang mengikuti program ini untuk diberangkatkan ke Jerman, dan totalnya diprediksi mencapai 970 anak. MTC adalah jawaban atas tantangan pendidikan masa depan,” tegas Agus di hadapan Ketua PP Muhammadiyah, Irwan Akib.

MTC mengusung konsep experience learning yang mengintegrasikan:

  • Klaster Laboratorium dan Inkubasi Bisnis.
  • Zona Teknologi dan Media Masa Depan.
  • Pusat Kepemimpinan (Leadership).
  • Penguatan Pendidikan Non-formal melalui PKBM dan LKP.

Dakwah Internasional

Ketua Majelis Dikdasmen & PNF PP Muhammadiyah, Didik Suhardi, memproyeksikan MTC sebagai pusat bahasa dan penguatan ideologi. Baginya, mengirim siswa ke luar negeri bukan sekadar studi, melainkan misi dakwah global untuk mensyiarkan nilai-nilai Kemuhammadiyahan.

Selain itu, MTC akan berfungsi sebagai Teaching Factory (Tefa). Fasilitas ini didesain sebagai mitra industri bagi sekolah-sekolah di sekitar Kulon Progo agar siswa tidak lagi kesulitan mencari tempat praktik kerja lapangan (PKL) yang relevan dengan kebutuhan pasar.

“Kita optimalkan gedung ini untuk meningkatkan kualitas pendidikan Muhammadiyah secara total. Ini adalah tempat penempaan ideologi, komitmen, dan wawasan kader melalui Baitul Arqam,” ujar Didik dengan nada optimis.

Bupati Kulon Progo, Agung Setyawan, memberikan apresiasi tinggi terhadap proyek ini. Ia meyakini MTC akan meningkatkan kapabilitas generasi muda lokal agar siap terjun ke dunia kerja dengan kompetensi yang matang.

Wakil Ketua PWM DIY Gita Danu Pranata mengapresiasi atas groundbreaking Gedung MTC ini. Bagi Gita, gedung ini nantinya bisa dijadikan tempat pengembangan kualitas pendidikan Muhammadiyah. “Itu semua adalah bagian dari dakwah Persyarikatan yang ada di Kulon Progo yang semoga nanti banyak bermanfaat buat kita semuanya, khususnya warga Persyarikatan,” katanya.

Senada dengan hal tersebut, Ketua PP Muhammadiyah, Irwan Akib, mendesak agar pembangunan segera dituntaskan. Ia menekankan bahwa MTC bukan sekadar gedung, melainkan instrumen vital dalam mengakselerasi mutu kepala sekolah, guru, dan peserta didik di level nasional.

“Program ini adalah katalisator bagi perkembangan pendidikan Muhammadiyah dan pendidikan nasional secara umum,” pungkas Irwan. (*/tim)

 

Tinggalkan Balasan

Search