Sering kita merasa sudah beriman. Tapi coba tanya diri kita:
Apakah kita disiplin dalam urusan bersama?
Apakah kita menghormati majelis?
Apakah kita meminta izin atau pergi seenaknya?
Allah berfirman:
“…tidak meninggalkan urusan bersama sampai meminta izin…” (QS. An-Nūr: 62)
Ini bukan soal izin biasa. Ini tentang:
- Iman = disiplin
- Iman = menghargai aturan
- Iman = tidak semaunya sendiri
Hari ini banyak orang:
- Rajin ibadah tapi tidak tertib.
- Semangat dakwah tapi tidak disiplin.
- Aktif di komunitas tapi tidak menghormati sistem
Padahal, peradaban tidak runtuh karena kurang orang baik. Tapi karena orang baik tidak terorganisasi.
Allah juga mengingatkan pada QS. An-Nūr: 63:
- Hormati pemimpin.
- Jaga adab.
- Jangan seenaknya.
Intinya jelas: Iman bukan hanya di hati, tapi terlihat dari sikap dalam urusan bersama. Belajar bahwa: iman itu disiplin, iman itu tertib, iman itu tanggung jawab.
Karena bisa jadi yang membuat kita tertinggal bukan karena kurang ilmu, tapi kurang adab dalam menjalani hidup.
Barakallahu fiikum.
fimdalimunthe55@gmail.com
