Meluruskan Iman dan Sikap

*) Oleh : Ferry Is Mirza
Jurnalis senior dan aktivis Muhammadiyah
www.majelistabligh.id -

Sering kita merasa sudah beriman. Tapi coba tanya diri kita:

Apakah kita disiplin dalam urusan bersama?

Apakah kita menghormati majelis?

Apakah kita meminta izin atau pergi seenaknya?

Allah berfirman:

“…tidak meninggalkan urusan bersama sampai meminta izin…” (QS. An-Nūr: 62)

Ini bukan soal izin biasa. Ini tentang:

  • Iman = disiplin
  • Iman = menghargai aturan
  • Iman = tidak semaunya sendiri

Hari ini banyak orang:

  • Rajin ibadah tapi tidak tertib.
  • Semangat dakwah tapi tidak disiplin.
  • Aktif di komunitas tapi tidak menghormati sistem

Padahal, peradaban tidak runtuh karena kurang orang baik. Tapi karena orang baik tidak terorganisasi.

Allah juga mengingatkan pada QS. An-Nūr: 63:

  • Hormati pemimpin.
  • Jaga adab.
  • Jangan seenaknya.

Intinya jelas: Iman bukan hanya di hati, tapi terlihat dari sikap dalam urusan bersama. Belajar bahwa: iman itu disiplin, iman itu tertib, iman itu tanggung jawab.

Karena bisa jadi yang membuat kita tertinggal bukan karena kurang ilmu, tapi kurang adab dalam menjalani hidup.

Barakallahu fiikum.

fimdalimunthe55@gmail.com

Tinggalkan Balasan

Search