#Pembekalan Santri Kelas 9 dan 12 SMP–SMA Al Fattah Sidoarjo
Sebanyak kurang lebih 150 santri kelas 9 dan 12 mengikuti kegiatan pembekalan yang diselenggarakan oleh SMP–SMA Al Fattah Banjarsari Buduran Sidoarjo. Kegiatan ini menjadi bagian dari ikhtiar pesantren dalam mempersiapkan para santri menghadapi jenjang kehidupan berikutnya, baik dalam dunia pendidikan, pengabdian masyarakat, maupun kehidupan beragama.
Kegiatan pembekalan tersebut dilaksanakan bekerja sama dengan KBIH Jabal Nur sebagai bentuk sinergi pendidikan dan pembinaan karakter Islami. Dalam suasana penuh semangat dan kekhidmatan, para santri mendapatkan berbagai materi penting yang tidak hanya berorientasi akademik, tetapi juga penguatan mental, spiritual, dan keterampilan hidup.
Materi pembekalan meliputi manasik haji, fiqih thaharah, fiqih nikah, praktik akad nikah, manajemen masjid, sertifikasi ummi, hingga kegiatan outbound yang bertujuan membangun kerja sama, disiplin, dan kepemimpinan para santri. Program ini diharapkan menjadi bekal awal bagi para santri untuk lebih siap terjun di tengah masyarakat.
Pihak pesantren menyampaikan bahwa pendidikan tidak cukup hanya melahirkan siswa yang cerdas secara akademik, tetapi juga harus melahirkan pribadi yang memiliki adab, tanggung jawab, dan kepedulian terhadap umat. Karena itu, pembekalan semacam ini menjadi langkah penting dalam membentuk karakter generasi muda Islam yang kuat dan berintegritas.
Dalam sambutannya, para pembimbing juga memberikan nasihat inspiratif kepada seluruh santri agar senantiasa menjaga semangat belajar dan tidak mudah menyerah menghadapi tantangan zaman. Pendidikan sejatinya bukan hanya tentang mengejar nilai, melainkan membentuk cara berpikir, akhlak, dan keberanian dalam menghadapi kehidupan.
Ulama dahulu mengatakan:
> “العِلْمُ بِلا أَدَبٍ كَالنَّارِ بِلا حَطَبٍ”
“Ilmu tanpa adab bagaikan api tanpa kayu bakar.”
Nasihat ini menjadi pengingat bahwa keberhasilan seorang pelajar bukan hanya diukur dari kecerdasannya, tetapi juga dari akhlak dan manfaatnya bagi orang lain. Di tengah perkembangan teknologi dan derasnya arus informasi, para santri diharapkan tetap menjaga identitas sebagai generasi Qur’ani yang santun, disiplin, dan cinta ilmu.
Kegiatan pembekalan ini juga menjadi momentum untuk menanamkan rasa percaya diri kepada para santri bahwa mereka memiliki peran besar dalam membangun peradaban. Langkah kecil yang dilakukan dengan kesungguhan hari ini dapat menjadi dampak besar bagi masa depan umat dan bangsa.
Dengan terselenggaranya kegiatan ini, SMP–SMA Al Fattah Banjarsari Buduran Sidoarjo berharap para santri mampu melanjutkan perjuangan belajar dengan penuh semangat, menjaga nama baik almamater, serta menjadi generasi yang membawa cahaya ilmu dan akhlak di tengah masyarakat. (*/tim)
