Mikul Duwur, Mendem Jero

Mikul Duwur, Mendem Jero
*) Oleh : Ubaidillah Ichsan, S.Pd. K. Mdy
Tapak Suci Putra Muhammadiyah (TSPM) Pimda 030 Jombang
www.majelistabligh.id -

“The glory of a child is not measured by his high position, but by his devotion to his parents, his ability to maintain family honor, and his morals in covering up disgrace without justifying mistakes.”
“(Kemuliaan seorang anak tidak diukur dari tingginya kedudukan, melainkan dari baktinya kepada orang tua, kemampuannya menjaga kehormatan keluarga, dan akhlaknya dalam menutupi aib tanpa membenarkan kesalahan).”

Ungkapan Jawa “Mikul Duwur, Mendem Jero” mengandung nilai luhur yang sejalan dengan ajaran Islam. Mikul duwur berarti menjunjung tinggi jasa, kehormatan, dan nama baik orang tua serta para pendahulu. Adapun mendem jero berarti tidak mengumbar kekurangan atau aib mereka, melainkan menutupinya dengan bijaksana sambil terus mengupayakan perbaikan sesuai tuntunan syariat. Inilah wujud bakti, rasa syukur, dan akhlak yang mulia. Allah Swt berfirman,
وَقَضٰى رَبُّكَ اَلَّا تَعْبُدُوْٓا اِلَّآ اِيَّاهُ وَبِالْوَالِدَيْنِ اِحْسٰنًاۗ اِمَّا يَبْلُغَنَّ عِنْدَكَ الْكِبَرَ اَحَدُهُمَآ اَوْ كِلٰهُمَا فَلَا تَقُلْ لَّهُمَآ اُفٍّ وَّلَا تَنْهَرْهُمَا وَقُلْ لَّهُمَا قَوْلًا كَرِيْمًا
“Dan Tuhanmu telah memerintahkan agar kamu jangan menyembah selain Dia dan hendaklah berbuat baik kepada kedua orang tua.” (QS. Al-Isra‘ : 23).

Menurut Ibnu Katsir, setelah perintah mentauhidkan Allah, kewajiban terbesar berikutnya adalah berbakti kepada kedua orang tua dengan menghormati, berkata lemah lembut, mendoakan, serta menjaga kehormatan mereka. Rasulullah SAW bersabda,
رِضَى الرَّبِّ فِي رِضَى الوَالِدِ، وَسَخَطُ الرَّبِّ فِي سَخَطِ الْوَالِدِ
“Ridha Allah bergantung pada ridha orang tua, dan murka Allah bergantung pada murka orang tua.” (HR. At-Tirmidzi, hasan sahih).

Menjaga kehormatan keluarga bukan berarti menutupi kezaliman atau membiarkan kemungkaran. Islam tetap memerintahkan amar makruf nahi mungkar dengan hikmah, tanpa membuka aib yang tidak membawa maslahat.

Marilah kita mengamalkan nilai Mikul Duwur, Mendem Jero dengan menghormati orang tua, menjaga nama baik keluarga, memperbaiki kekurangan dengan bijaksana, dan mewariskan akhlak mulia kepada generasi berikutnya. Semoga Allah Swt. menjadikan kita anak-anak yang berbakti dan diridhai-Nya. (*)

 

Tinggalkan Balasan

Search