Muhammadiyah Perkuat Adaptasi Digital Menuju Persyarikatan Modern

Pembangunan digital sebagai kekuatan muhammdiyah di era modern. (ist)
www.majelistabligh.id -

Upaya Muhammadiyah untuk terus berkembang secara profesional di tengah arus global yang semakin kompleks, menuntut adanya adaptasi dan inovasi berkelanjutan. Salah satu langkah strategis yang kini terus didorong adalah penguatan sektor digital yang juga merupakan amanat dari Muktamar Muhammadiyah.

Digitalisasi ini diarahkan untuk membangun ekosistem terpadu yang mampu mengintegrasikan data, arsip, serta keanggotaan dalam satu sistem yang efisien dan terstruktur. Transformasi dari sistem manual menuju digital menjadi bagian penting dalam meningkatkan tata kelola organisasi yang modern dan responsif terhadap perkembangan zaman.

Langkah ini mendapat dukungan luas dari warga persyarikatan, khususnya di Daerah Istimewa Yogyakarta. Wakil Ketua I Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Daerah Istimewa Yogyakarta (PWM DIY), Cahyono, menegaskan bahwa digitalisasi merupakan sebuah keniscayaan yang tidak dapat dihindari.

“Upaya Pimpinan Pusat Muhammadiyah untuk bermigrasi dari data manual menuju data digital adalah sebuah keniscayaan. Agen dan verifikator yang mengikuti Bimtek ini diharapkan menjadi agen perubahan bagi kemajuan persyarikatan. Kami akan saling menguatkan untuk menyukseskan program ini,” kata Cahyono, pada acara Bimtek SATUMU yang berlangsung pada Sabtu, (2/5/2026) di SMA Muhammadiyah 1 Kota Yogyakarta.

Wakil Sekretaris PWM DIY, Farid Setiawan, mengapresiasi antusiasme warga Muhammadiyah DIY dalam merespons transformasi digital tersebut. Menurutnya, kesiapan ini menjadi modal penting bagi Muhammadiyah DIY untuk tidak hanya dikenal dari sisi historis, tetapi juga sebagai pelopor dalam inovasi organisasi.

“Ketika berbicara Muhammadiyah DIY, kita tidak hanya berbicara aspek historis, tetapi juga bagaimana warga persyarikatan mampu adaptif dan cepat merespons perubahan dalam tata kelola organisasi,” jelas Farid.

Dengan semangat kolaborasi dan kesiapan beradaptasi yang ditunjukkan oleh warga Muhammadiyah, transformasi digital di lingkungan persyarikatan diharapkan dapat berjalan optimal. Langkah ini tidak hanya memperkuat sistem organisasi, tetapi juga menjadi fondasi penting dalam menghadapi tantangan masa depan, sekaligus menjadikan Muhammadiyah sebagai gerakan yang semakin modern, inklusif, dan berkemajuan di era digital. (*/tim)

 

Tinggalkan Balasan

Search