Muhammadiyah Tunisia dan KBRI Perkuat Dakwah untuk Kemaslahatan Umat

Perwakilan PCIM Tunisia saat berkunjung ke KBRI Tunis. (ist)
www.majelistabligh.id -

Pimpinan Cabang Istimewa Muhammadiyah (PCIM) Tunisia melakukan kunjungan silaturahmi ke Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Tunis pada Jumat (17/7/2026). Selain untuk mempererat hubungan kelembagaan, pertemuan ini menjadi momentum penting bagi PCIM Tunisia untuk menyampaikan hasil Musyawarah Cabang Istimewa (Musycabis) yang telah digelar sehari sebelumnya.

Dalam pertemuan tersebut, Duta Besar RI untuk Tunisia, Zuhairi Misrawi, menerima langsung estafet kepemimpinan PCIM Tunisia. Hadir bersama dalam audiensi itu Ketua PCIM Tunisia periode 2026–2028 terpilih, Liga Alhaqi, serta Ketua periode 2024–2026, Naufal Sholahuddin.

Dubes Zuhairi Misrawi menekankan pentingnya kader Muhammadiyah untuk senantiasa mengedepankan semangat kolaborasi, inovasi, dan adaptabilitas. Menurutnya, setiap proses pengabdian harus dilandasi keikhlasan agar mampu melahirkan karya nyata yang dirasakan masyarakat luas.

“Silaturahmi ini adalah ikhtiar memperkuat sinergi antara PCIM Tunisia dan KBRI Tunis. Selain menyampaikan hasil Musycabis, kami memohon nasihat serta arahan dari Bapak Duta Besar agar gerak organisasi ke depan semakin bermanfaat dan berkontribusi nyata,” ujar Liga Alhaqi.

Dalam kesempatan yang sama, Naufal Sholahuddin sempat meminta pandangan Dubes mengenai peran kader Muhammadiyah pasca-menyelesaikan studi di luar negeri.

Menanggapi hal itu, Zuhairi berpesan agar para kader tidak cepat berpuas diri dengan capaian akademik semata. Ia mendorong mereka untuk menjadikan ilmu, pengalaman, dan jejaring internasional sebagai modal utama dalam membangun bangsa serta menggerakkan roda Persyarikatan Muhammadiyah di tanah air.

“Nilai seorang kader tidak hanya diukur dari prestasi yang diraih, tetapi dari sejauh mana ilmu dan pengalamannya mampu memberi manfaat bagi masyarakat,” tegas Dubes Zuhairi.

Memasuki usia satu dekade, PCIM Tunisia diharapkan terus konsisten menjadi wadah lahirnya intelektual yang berintegritas dan berwawasan global. Di saat yang sama, organisasi ini diharapkan tetap istiqamah menebarkan nilai-nilai Islam Berkemajuan serta memperkokoh ukhuwah Islamiyah.

Pertemuan hangat ini diakhiri dengan komitmen bersama antara KBRI Tunis dan PCIM Tunisia untuk terus berkolaborasi, khususnya dalam mendukung pembinaan mahasiswa Indonesia di Tunisia melalui program-program yang solutif dan inklusif. (*/tim)

 

Tinggalkan Balasan

Search