Perhelatan Muktamar Muhammadiyah tak sekadar menjadi ajang pemilihan pimpinan atau penyusunan agenda strategis. Lebih dari itu, ajang lima tahunan ini konsisten menjadi bukti nyata semangat kemandirian dan simbol “Islam Berkemajuan” melalui pembangunan fasilitas megah di setiap daerah tuan rumah.
Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Prof. Dr. Haedar Nashir, M.Si., mengungkapkan bahwa persiapan Muktamar selalu dirancang secara matang jauh-jauh hari. Bahkan, penetapan lokasi dan tanggal pelaksanaan sudah diketok tiga tahun sebelum acara digelar.
Haedar menjelaskan, ada dua kriteria khusus bagi pimpinan wilayah yang mengajukan diri menjadi tuan rumah. Pertama, acara harus digelar di lahan milik sendiri. Kedua, tuan rumah wajib membangun gedung yang representatif untuk menampung setidaknya 3.500 peserta Muktamar.
“Jadi, kalau kami menggelorakan Islam berkemajuan, itu bukan sekadar retorika atau ajaran normatif, melainkan sudah menjadi sistem, ekosistem, budaya (habit), sekaligus contoh nyata (exemplar) bahwa kemajuan itu berwujud,” tegas Haedar saat acara Grand Launching Mentari Bayt Coin (MBC) di SM Tower Malioboro, Yogyakarta, Sabtu (19/9/2026).
Tradisi membangun infrastruktur ini tercatat konsisten sejak Muktamar ke-45 di Malang pada 2005, yang melahirkan Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) Dome sebagai arena utama. Tradisi tersebut berlanjut pada Muktamar ke-46 di Yogyakarta (2010) dengan pembangunan Sportorium UMY, serta Muktamar ke-47 di Makassar (2015) yang menghadirkan gedung sidang empat lantai berkapasitas 6.000 orang.
Pada Muktamar ke-48 di Surakarta (2022), Muhammadiyah mendirikan Edutorium UMS, yang hingga kini tercatat sebagai salah satu gedung serbaguna terbesar milik organisasi kemasyarakatan di Indonesia.
Semangat serupa kini tengah berlangsung menyambut Muktamar ke-49 tahun 2027 di Medan, Sumatra Utara. Muhammadiyah saat ini sedang menyelesaikan pembangunan tiga fasilitas utama, yakni Gedung Auditorium Berkemajuan, Sport Hall Walidah, dan Masjid K.H. Ahmad Dahlan.
“Saat ini (pembangunannya) insyaallah hampir selesai, dan gedung-gedungnya megah semua,” pungkas Haedar. (*/tim)
