Semakin bertambah usia, semakin banyak hal yang diam-diam mengubah cara kita memandang hidup. Dulu, yang membuat hati gelisah adalah soal pekerjaan, pencapaian, dan bagaimana agar terlihat berhasil di mata orang lain.
Sekarang, yang lebih sering membuat hati terdiam justru kabar tentang teman yang satu persatu dipanggil pulang.
Ada yang dulu sering bercanda bersama. Ada yang dulu selalu hadir di setiap cerita hidup. Kini namanya tinggal dalam doa.
Di usia 60+ kita mulai sadar bahwa hidup ternyata bukan perlombaan tentang siapa yang paling lama bertahan. Hidup adalah perjalanan tentang siapa yang paling siap ketika waktunya tiba.
Rambut yang mulai memutih, tenaga yang perlahan berkurang, dan tubuh yang tidak lagi sekuat dulu sebenarnya bukan sekadar tanda usia. Semua itu adalah nasihat lembut dari Allah Wa Ta’ala agar hati mulai lebih banyak mengingat akhir perjalanan.
Yang dulu terasa penting, perlahan mulai kehilangan makna.
Keinginan untuk dipuji mulai melelahkan.
Keinginan memiliki semua hal mulai meredup.
Di usia ini, hati hanya ingin tenang.
Dan ternyata ketenangan itu bukan datang dari banyaknya harta atau ramainya rumah. Yang paling menenangkan justru ketika salat terasa lebih khusyuk, doa terasa lebih dekat, dan hati mulai ikhlas menerima hidup apa adanya.
Kita juga mulai belajar bahwa:
- Tidak semua harus dimiliki.
- Tidak semua harus dibalas.
- Tidak semua harus dipikirkan terlalu dalam.
Karena hidup ini sementara.
Saat melihat semakin banyak orang yang pergi mendahului kita, hati seperti diingatkan setiap hari bahwa suatu saat kita juga akan menyusul. Bukan untuk ditakuti, tetapi untuk disiapkan.
Maka selagi masih diberi waktu:
- Perbanyaklah hal yang menenangkan jiwa.
- Perbanyak zikir.
- Perbanyak memaafkan.
- Perbanyak bersyukur.
Dan jangan biarkan umur bertambah tanpa amal yang ikut bertambah. Sebab di akhir nanti, yang paling berharga bukan tentang seberapa banyak dunia yang pernah kita kumpulkan. Tetapi tentang seberapa dekat hati kita kepada Allah saat pulang.
Salam sehat tetap semangat, in syaa Allaah bermanfaat || ismirzaf@gmail.com ; fimdalimunthe55@gmail.com
