Momen Iduladha selalu identik dengan melimpahnya hidangan daging di meja makan. Mulai dari sate, gulai, tongseng, hingga rendang menjadi menu favorit keluarga. Namun di balik kelezatannya, masyarakat perlu waspada terhadap risiko kesehatan seperti kolesterol tinggi, hipertensi, hingga gangguan pencernaan jika salah dalam mengolah dan mengonsumsinya.
Pakar Teknologi Pangan Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (Umsida), Rima Azara, S.TP., MP., menegaskan bahwa daging sapi maupun kambing sebenarnya adalah sumber protein yang baik. Kuncinya terletak pada kontrol porsi dan kebersihan proses pengolahan.
“Masyarakat sering menganggap daging kambing lebih tinggi kolesterol dibanding sapi. Padahal, kandungan kolesterol keduanya tidak berbeda jauh. Jadi, bukan jenis dagingnya yang harus dihindari, melainkan porsi dan cara pengolahannya,” ujar Rima.
Berikut bebrapa tips yang ditawarkan oleh Rima Azara, agar bisa menikmati menu makanan dalam momen Iduladha:
- Batasi Porsi dan Pilih Bagian Rendah Lemak
Bagi orang dewasa yang sehat, porsi konsumsi daging merah yang ideal adalah sekitar 70 hingga 100 gram dalam sekali makan. Penderita hipertensi, kolesterol tinggi, penyakit jantung, dan gangguan ginjal sangat disarankan untuk membatasi konsumsi bagian daging yang tinggi lemak total.
- Gunakan Teknik Memasak yang Lebih Sehat
Rima menyarankan masyarakat untuk beralih ke teknik memasak yang lebih sederhana demi menekan lonjakan kalori dan lemak.
- Direkomendasikan: Merebus, mengukus, memanggang, atau membakar dengan sedikit minyak.
- Batasi: Menggoreng atau menggunakan santan kental secara berlebihan.
“Saat direbus, sebagian lemak akan keluar dan terpisah dalam kuah. Kesalahan umum saat memasak adalah mengonsumsi olahan bersantan pekat dalam porsi besar selama beberapa hari berturut-turut,” tambahnya.
- Trik Jitu Mengurangi Lemak Daging
Sebelum masuk ke wajan atau panci, lakukan langkah pencegahan berikut:
- Sisihkan Lemak: Buang lemak yang menempel pada permukaan daging sebelum dimasak.
- Rebus Awal: Rebus daging terlebih dahulu untuk meluruhkan lemaknya, kemudian buang air rebusan pertama tersebut sebelum daging diolah menjadi menu lain.
- Jaga Higienitas dan Cara Simpan yang Benar
Kualitas daging sangat dipengaruhi oleh cara penanganan sebelum dimasak. Kebersihan tangan, peralatan, dan area memasak wajib dijaga agar terhindar dari kontaminasi bakteri. Selain itu, perhatikan manajemen penyimpanan berikut:
- Jangan Biarkan di Suhu Ruang: Daging yang terlalu lama di luar ruangan cepat mengalami penurunan kualitas.
- Bagi per Porsi: Potong dan pisahkan daging sesuai ukuran sekali masak, lalu simpan dalam wadah tertutup rapat.
- Bekukan di Freezer: Simpan pada suhu -18°C.
- Thawing yang Benar: Cairkan daging beku di dalam lemari pendingin (chiller), bukan di suhu ruang. Daging yang sudah dicairkan juga tidak boleh dibekukan kembali.
- Imbangi dengan Serat dan Air Putih
Untuk menjaga keseimbangan tubuh, dampingi hidangan daging dengan asupan sayur dan buah yang kaya serat.
- Sayuran: Lalapan, tumis sayur, sayur bening, atau salad untuk melancarkan pencernaan dan memberi efek kenyang lebih lama.
- Buah-buahan: Pepaya, jeruk, dan semangka sangat baik untuk membantu proses mencerna daging sekaligus memberikan kesegaran.
- Hidrasi: Perbanyak minum air putih dan kurangi konsumsi minuman manis.
Dengan menerapkan pengolahan yang tepat dan pola konsumsi yang seimbang, momen Iduladha tetap bisa dinikmati dengan lezat, aman, dan tanpa cemas. (*/tim)
