Langkah nyata untuk meningkatkan mutu dan fasilitas pendidikan kejuruan di Kota Banjarmasin kembali direalisasikan. Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Banjarmasin bersama Lazismu Kota Banjarmasin resmi mengukuhkan panitia pembangunan gedung baru SMK Muhammadiyah 1 (SMKM 1) Banjarmasin pada Kamis (11/9/2026) pagi.
Acara yang digelar di halaman PDM Kota Banjarmasin tersebut tidak hanya diisi dengan pengukuhan kepanitiaan, tetapi juga dirangkaikan dengan penyerahan sebidang tanah secara simbolis dari pihak wakaf kepada PDM Kota Banjarmasin.
“Tanah wakaf ini nantinya akan menjadi lokasi tapak pembangunan gedung mandiri SMKM 1 Banjarmasin”, Langkah ini menjadi jawaban atas kendala operasional yang dihadapi SMKM 1 Banjarmasin selama ini.
Pasalnya, proses belajar mengajar sekolah tersebut masih menumpang di Komplek Perguruan Muhammadiyah, Jalan S. Parman, Banjarmasin.
Ketua PDM Kota Banjarmasin, Maskur, menyampaikan harapan besar agar keberadaan struktur kepanitiaan yang baru ini dapat mengakselerasi proses pembangunan fisik sekolah sehingga selesai lebih cepat dari target yang telah ditentukan.
”Tentu kami mengharapkan kepada seluruh warga perserikatan, baik di tingkat Ranting, Cabang (Cabang 1 hingga 13), hingga Kota Banjarmasin, bahkan masyarakat umum, untuk bersama-sama berkomitmen mengembangkan dan memajukan pendidikan bagi anak-anak kita,” ujar Maskur.
Ia menambahkan, hadirnya gedung baru ini sangat penting agar para siswa dapat menjalani proses pembelajaran dengan tenang dan nyaman tanpa harus berbagi tempat lagi.
Senada dengan hal tersebut, Ketua Lazismu Kota Banjarmasin, Ahmad Fitri Rusli, menegaskan komitmen penuh organisasinya dalam mendukung penyediaan sarana belajar kejuruan yang modern dan memadai. Menurutnya, pendidikan kejuruan memiliki peran strategis dalam mencetak generasi muda yang mandiri, terampil, dan berpengetahuan luas.
”Untuk mengatasi kendala fasilitas dan mempercepat pembangunan fisik, Lazismu mengajak seluruh elemen masyarakat, warga perserikatan, hingga para alumni untuk berpartisipasi aktif melalui zakat, infak, maupun sedekah,” jelas Ahmad Fitri Rusli.
Melalui sinergi dan semangat gotong royong ini, Lazismu berharap gedung baru SMKM 1 Banjarmasin dapat segera terwujud demi melahirkan lulusan yang unggul secara akademik, memiliki keterampilan teknis, serta berakhlak mulia.
Menjawab Kebutuhan Ruang Praktik Kejuruan
Sementara itu, Kepala Sekolah SMK Muhammadiyah 1 Banjarmasin, Lismiati, mengungkapkan bahwa keterbatasan ruang kelas dan fasilitas praktik selama menumpang menjadi kendala utama dalam mengoptimalkan proses pembelajaran.
”Kondisi menumpang ini sudah berlangsung cukup lama dan membatasi ruang gerak kami karena harus menyesuaikan jadwal dengan sekolah lain.
Akibatnya, jam praktik kejuruan siswa sering kali terbatas dan harus bergantian,” terang Lismiati.
Menurut Lismiati, keterbatasan tersebut berdampak langsung pada efektivitas pembelajaran teknis yang sangat dibutuhkan oleh siswa SMK. Oleh karena itu, hadirnya gedung baru diharapkan dapat menyediakan tata ruang praktik kejuruan yang lebih relevan dan modern agar para siswa siap bersaing di dunia kerja.
”Kami sangat berharap Lazismu Kota Banjarmasin dapat terus menjadi jembatan dan motor penggerak dalam menghimpun dukungan dari para dermawan dan masyarakat luas. Kami optimistis pembangunan gedung mandiri ini segera terealisasi sehingga siswa-siswi memiliki rumah belajar yang layak dan mandiri,” pungkasnya. (agus diannor)
