Majelis Pembinaan Cabang, Ranting, dan Pembinaan Masjid (LPCRPM) Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Jember menyelenggarakan Sekolah Cabang Ranting Muhammadiyah (SCRM) pada Sabtu – Ahad (4–5/7/2026) di Pondok Modern Muhammadiyah Pakusari. Kegiatan ini menjadi ikhtiar strategis Persyarikatan untuk memperkuat kapasitas kepemimpinan, tata kelola organisasi, sekaligus mengokohkan cabang dan ranting sebagai garda terdepan gerakan dakwah Muhammadiyah.
Ketua PDM Jember, Prof. Aminullah, saat membuka kegiatan tersebut menegaskan, cabang dan ranting merupakan pilar utama sekaligus episentrum gerakan dakwah Muhammadiyah. Menurutnya, kemajuan Persyarikatan sangat ditentukan oleh kekuatan cabang dan ranting dalam menghadirkan dakwah yang mencerahkan, memberdayakan masyarakat, serta mampu menjawab tantangan zaman dengan tetap berpegang teguh pada nilai-nilai Islam Berkemajuan.
“Cabang dan ranting bukan sekadar struktur organisasi, melainkan pusat dakwah dan episentrum gerakan Muhammadiyah. Dari sanalah denyut dakwah, kaderisasi, pelayanan umat, dan pemberdayaan masyarakat bertumbuh. Karena itu, penguatan cabang dan ranting merupakan kunci terwujudnya Muhammadiyah yang berkemajuan,” tegas Prof. Aminullah.
Sementara itu, Ketua Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Pakusari, Marsidik, MPd menyampaikan apresiasi sekaligus rasa syukur atas kepercayaan yang diberikan kepada PCM Pakusari dan Pondok Modern Muhammadiyah Pakusari sebagai tuan rumah penyelenggaraan Sekolah Cabang Ranting Muhammadiyah. Menurutnya, amanah tersebut merupakan kehormatan sekaligus motivasi untuk terus memperkuat sinergi dalam membangun gerakan dakwah Persyarikatan di tingkat cabang dan ranting.
Di sisi lain, Ketua LPCRPM PDM Jember, Ir. Habib Ichsan menjelaskan, Sekolah Cabang Ranting Muhammadiyah dirancang sebagai wadah pembinaan kader sekaligus penguatan kapasitas pengurus agar memiliki bekal yang memadai dalam menggerakkan dakwah di akar rumput. Ia menegaskan, keberhasilan Muhammadiyah sangat bergantung pada lahirnya penggerak cabang dan ranting yang memiliki pemahaman ideologi yang kokoh, kemampuan manajerial yang baik, serta semangat melayani umat.
“Melalui sekolah ini, kami berharap lahir kader-kader penggerak yang siap menghidupkan cabang dan ranting sebagai pusat dakwah, pusat pelayanan umat, dan pusat pemberdayaan masyarakat sesuai dengan semangat Islam Berkemajuan,” ujar Ir. Habib Ichsan. (*/tim)
