Suasana khidmat menyelimuti kompleks SD Muhammadiyah 3 Pandaan pada Ahad (10/05/2026). Puluhan wali murid, guru, hingga keluarga besar Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Pandaan tampak antusias mengikuti agenda rutin Jiwamuga (Kajian Ikhwan SD Muhammadiyah 3 Pandaan).
Hadir sebagai narasumber utama, Ustadz Aziz Maulana Akhsan, anggota Majelis Tabligh PWM Jawa Timur, yang membawakan materi segar bertajuk “Menata Hidup dengan Agama, Menjalani Hidup dengan Ilmu.”
Dalam tausiyahnya, Ustadz Aziz menekankan bahwa agama bukanlah sekadar aksesori kehidupan, melainkan pedoman utama. Ia menyoroti fenomena keberagaman yang seringkali dipilih berdasarkan selera pribadi atau “setengah-setengah”.
“Ketaatan seorang mukmin itu diuji dari ketundukannya secara totalitas terhadap aturan Allah dan Rasul-Nya,” tegas dai muda tersebut.
Beliau merujuk pada QS Al-Baqarah ayat 208, yang memerintahkan umat Muslim untuk masuk ke dalam Islam secara kaffah (menyeluruh). Menurutnya, hanya dengan landasan agama yang kuat, seseorang bisa meraih kebahagiaan di dunia sekaligus keselamatan di akhirat.

Lebih lanjut, Ustadz Aziz memberikan peringatan reflektif bagi mereka yang enggan menjalankan syariat. Ia mengutip konsep ma’isyatan dhanka yang termaktub dalam QS Thaha ayat 124–125.
“Manusia yang jauh dari petunjuk Allah akan merasakan hidup yang sempit, sulit, dan penuh keruwetan. Sebaliknya, mereka yang hidup berdampingan dengan ilmu dan agama akan merasa lebih tenang serta memiliki pegangan yang kokoh saat badai persoalan datang,” tambahnya.
Selain menjadi sarana tholabul ilmi (menuntut ilmu), kegiatan Jiwamuga ini juga berfungsi sebagai perekat ukhuwah antar wali murid dan keluarga besar SD Muhammadiyah 3 Pandaan.
Diharapkan, melalui kajian rutin ini, semangat jamaah untuk mengamalkan ajaran Islam dalam keseharian semakin meningkat, menciptakan lingkungan sekolah dan keluarga yang penuh berkah dan terarah. || aziz maulana
