Rumah Sakit Muhammadiyah Lamongan (RSML) bersama Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surabaya (FK UMSURA) menyelenggarakan acara Serah Terima dan Orientasi Dokter Muda pada siang hari ini, Selasa (28/7/2026). Kegiatan ini dipusatkan di Ruang Auditorium Lt. 3 RS Muhammadiyah Lamongan.
Acara serah terima ini dihadiri oleh jajaran Dekan dan dosen FK UMSURA, Wakil Direktur Medis RSML, jajaran Tim Koordinasi Pendidikan (TIMKORDIK) RSML, serta 84 Dokter Muda dari FK UMSURA. Kegiatan kepaniteraan umum ini bertujuan sebagai persiapan bagi Dokter Muda Angkatan 2026 sebelum menjalani Kepaniteraan Klinik di RSML.

Wakil Dekan FK UMSURA, Dr dr Musa Ghufron, MMR dalam sambutannya memberikan pesan tegas kepada para anak didiknya. Ia menekankan bahwa proses kepaniteraan di RSML merupakan fase penting untuk meningkatkan keilmuan terapan dari teori yang telah dipelajari di bangku kuliah.
“Penting juga dalam aplikasi penguatan 6 sasaran keselamatan pasien,” ujar dr Musa Ghufron. Ia juga menginstruksikan para Dokter Muda untuk belajar sebaik mungkin dan memberikan pelayanan kesehatan dengan penuh tanggung jawab, sehingga kepercayaan masyarakat dapat semakin meningkat.
Sementara itu, Wakil Direktur Medis RS Muhammadiyah Lamongan, dr Orizanov Mahisa, Sp.An-TI, SubspTI(K) menyampaikan salah satu keunggulan kepaniteraan di RSML adalah penanaman budaya kerja unggulan yang dikenal dengan istilah ISTAWA.
Budaya kerja ISTAWA ini diharapkan dapat menghiasi dan menghasilkan kualitas layanan kesehatan dengan nilai yang optimal. Dalam penerapannya di lingkungan medis, budaya ISTAWA mencakup lima pilar utama:
Itqon (Profesional & Akurat): Bekerja secara sungguh-sungguh, presisi dalam melakukan diagnosa dan tindakan medis sesuai standar keilmuan.
Ikhlas (Tulus): Memberikan pelayanan kesehatan kepada pasien dengan niat yang tulus semata-mata mengharap ridha Allah, tanpa membedakan latar belakang pasien.
Istiqamah (Konsisten): Disiplin dalam menjaga mutu pelayanan dan mematuhi Standar Operasional Prosedur (SOP) secara berkelanjutan.
Tartibu (Tertib/Teratur): Tertib dalam pencatatan rekam medis, administrasi, serta patuh terhadap peraturan rumah sakit.
Waktihi (Tepat Waktu): Responsif dan tepat waktu dalam melakukan pelayanan, seperti visite pasien, penanganan gawat darurat, dan serah terima shift.
Rangkaian orientasi ini dijadwalkan berlangsung selama tiga hari, mulai tanggal 28 hingga 30 Juli 2026. Ketua TIMKORDIK RSML, dr Taufiqur Rahman, Sp A melalui Terms of Reference (TOR) yang diajukan, menargetkan seluruh peserta dapat memahami materi orientasi dengan baik.
Selain pengenalan lingkungan, para Dokter Muda juga akan dibekali dengan berbagai materi komprehensif, di antaranya Pencegahan dan Pengendalian Infeksi (PPI), Keselamatan Pasien Rumah Sakit (KPRS), Medikolegal, Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3), hingga pengantar Layanan Holistik Care/Fiqih pasien yang dipandu langsung oleh tim pembinaan rohani. Pembekalan ini diharapkan mampu melahirkan tenaga medis yang tidak hanya cakap secara klinis, tetapi juga profesional dan islami. (bagus pribadi)
