SD Musix Surabaya Merajut Kebersamaan dengan TK Mitra, Siap Mencetak Bibit Unggul

SD Musix Surabaya Merajut Kebersamaan dengan TK Mitra, Siap Mencetak Bibit Unggul
www.majelistabligh.id -

Kenalkan program Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun 2026-2027, SD Muhammadiyah 6 Gadung (SD Musix) Surabaya membangun kebersamaan dengan sekolah mitra.  Tidak kurang dari perwakilan empat puluh lembaga TK dari berbagai yayasan di Surabaya hadir dalam acara tersebut.

Salah satu hotel yang berada di kawasan Margorejo, menjadi pilihan SD Musix untuk menghadirkan para Kepala Sekolah dan Guru TK Mitra yang selama ini telah mejalin bekerjasama, Sabtu (23/08/2025).

“Alhamdulillah, acara ini kami gelar untuk menjalin kerja sama dan ungkapan terima kasih atas kerjasama selama ini,” ujar Ketua Panitia Nurmala, S.Ag.

Disamping itu, lanjutnya, pihaknya juga memberikan apresiasi kepada Kepala Sekolah dan guru TK yang telah menjalin mitra dengan SD Musix.

Turut hadir pada acara bertajuk Mengelola Lembaga Pendidikan TK dengan Manajemen Spiritual ini Wakil Ketua PDM Surabaya, Dr. Muhammad Jemadi, S.Pd, M.Pd.  Ketua Pimpinan Cabang Muhammadiyah Wonokromo Ir. H. Lukman Rahim dan Luluk Humaidah S.Pd.I., M.Pd selaku Wakil Ketua Majelis Dikdasmen dan PNF PCM Wonokromo.

Mengawali sambutannya, Lukman Rahim mengerikan ketertarikan anak pertamanya akan batik motif parang dikenakan Joko Widodo (mantan presiden)

“Batiknya Pa Jokowi kok bagus, ya Ayah?” kenangnya menirukan perasaan anaknya.

Selanjutnya dia menjelaskan bahwa baju batik itu kelihatan sangat menarik karena bahannya bagus, digarap oleh disainer profesional sehingga menjadi menarik.

“Tentunya harganya pasti mahal,” imbuhnya.

Anak-anak, lanjutnya, yang ada di SD Musix contoh bahan-bahan atau bibit unggul buah didikan bunda-bunda yang hadir di sini, kemudian diolah oleh para disainer secara profesional di SD Musix.

“Para guru di SD Musix inilah akan mencetak anak-anak ini menjadi bibit unggul yang cerah di masa depannya,” jelasnya disambut tepuk tangan hadirin.

Dia juga menyampaikan lulusan dari SD Musix wajib minimal hafal satu Juz Al Qur’an. Itu target minimal, maksimalnya tergantung kemauan dan kemampuanya. Sudah banyak para alumni yang sudah hafal lima sampai delapan Juz.

“Kemaren, salah satu pemimpin regu upacara HUT RI, Muhammad Zidan Al-makkah baru kelas 5-ICP sudah hafal 4 Juz,” kata pemilih puluhan kos di wilayah Jagir Wonokromo.

Gayung bersambut, pernyataan Ketua PCM Wonokromo dikuatkan oleh Munahar, S.H.I., MPd, Kepala Sekolah SD Musix.

Dia menambahkan bahwa anak-anak tidak hanya diajari membaca dan menghafl Al-Qur’an , tetapi juga diajari memahami arti dan maknanya.

“Bacaan Al-Qur’an yang baru saja, adalah turjuman,” jelas Kepala Sekolah dua periode ini.

Para siswa, sambungnya, akan dibekali pemahaman terhadap Al-Qur’an melalui memaknai setiap kata, terjemahan dan intisari dari ayat Al-Qur’an

“Disamping hafal, anak-anak juga memahami dan mengamalkan dalam kehidupan sehari-hari,” katanya.

Pada akhir sambutannya dia memaparkan prestasi yang didapat SD Musix selama setahun terakhir. (basirun)

Tinggalkan Balasan

Search