Semangat Bergembira, PCM Pahandut Hadiri Tabligh Akbar di Kalsel

Semangat Bergembira, PCM Pahandut Hadiri Tabligh Akbar di Kalsel
www.majelistabligh.id -

Memilih ber-Muhammadiyah tentu bukan karena keterpaksaan, maka jika memilih dengan sukarela sudah seyogyanya warga, kader, bahkan pimpinan Muhammadiyah dalam ber-Muhammadiyah harus dengan gembira. Demikian disampaikan oleh Ketua cabang Muhammadiyah Pahandut, Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah, Drs. H. Ahmad Wahyu Cahyono, M.Pd, pada Jumat  (24/7/2026) saat bertolak ke Muhammadiyah Boarding School (MBS) Nurul Amin Alabio, Hulu Sungai Utara, Banjarmasin, Kalimantan Selatan.

Malam itu digelar tabligh Akbar bersama Ketua Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Prof. Dr. H. Haedar Nashir, M.Si.

Menurut Ahmad Wahyu Cahyono,  bergembira itu dimulai dengan ungkapan dan penguatan rasa syukur kepada Allah SWT. Terkait dengan pilihan ber-Muhammadiyah bukan karena menganggap yang lain jelek, akan tetapi karena di Muhammadiyah ditemukan kesamaan-kesamaan misi. Karena ber-Muhammadiyah dengan pilihan bukan paksaan, maka ber-Muhammadiyah harus gembira.

“Ber-Muhammadiyah itu dengan pilihan bukan paksaan, maka kita harus menjalani itu dengan hati yang gembira, salah satunya contoh keberangkatan menuju tabligh akbar ini yang jarak tempuh kurang lebih 8 (delapan) Jam, jarak tempuh 340 KM, dimulai dari informasi dari media online (WhatsApp) ajakan untuk menghadiri, maka dengan semangat bergembira kita langsung sepakat untuk berangkat,” ujarnya.

Terkait dengan ‘Ber-Muhammadiyah secara gembira, lanjut Ahmad Wahyu Cahyono disebabkan sejak awal kehadirannya, Muhammadiyah memang bertujuan untuk menggembirakan untuk semua (umum). Oleh karena itu, dakwah yang dilakukan oleh Muhammadiyah adalah berusaha untuk membawa masyarakat kepada kemajuan, sekaligus dalam beragama diajak juga untuk bergembira. Maka dalam menjalankan Ajaran Islam harus mengandung dua aspek tersebut, yaitu memajukan dan menggembirakan.

“Memang sejak awal Muhammadiyah ini dirancang oleh Kiai Ahmad Dahlan untuk memajukan dan menggembirakan. Maka nilai yang paling prinsip ini harus kita sadari, kita bawa sampai kapanpun, bahwa dalam berdakwah di Muhammadiyah itu unsur-unsur kemajuan dan menggembirakan ini harus tetap diperhatikan,” ungkapnya. Dalam persiapan keberangkatan menuju tabligh akbar. (mf)

 

Tinggalkan Balasan

Search