Sholihin Fanani: Muhammadiyah Harus Jadi Solusi Umat

Wakil Ketua Majelis Tabligh Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Timur, KH Sholihin Fanani saat memberikan materi pada peserta AMM.
www.majelistabligh.id -

Kebutuhan umat terhadap siraman rohani dan bimbingan agama tidak pernah surut. Menjawab tantangan ini, Wakil Ketua Majelis Tabligh Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Timur, KH Sholihin Fanani, menegaskan bahwa Muhammadiyah harus selalu siap melayani umat dengan pelayanan terbaik.

Menurutnya, sebagai salah satu organisasi Islam terbaik dan terbesar yang diakui dunia, Muhammadiyah perlu terus menampilkan wajah yang ceria, moderat dan berkemajuan. Kontribusi organisasi ini pun sudah tidak diragukan lagi, baik dalam skala nasional lewat sumbangsih kader-kader terbaiknya, maupun di kancah internasional.

“Jadi kalau Muhammadiyah semakin baik, maka umat juga harus semakin baik pula,” ujar Sholihin Fanani, saat membuka Akademi Mubaligh Muhammadiyah (AMM) zona dakwah Tapal Kuda, di Kabupaten Probolinggo, Jumat (19/6/2026)

Ia menambahkan bahwa seluruh elemen harus bergerak bersama agar kemajuan Muhammadiyah berdampak langsung pada kesejahteraan umat.

Untuk mewujudkan hal tersebut, Sholihin mengingatkan ada dua kunci pokok dalam dakwah Muhammadiyah, yaitu Moderat dan Berkemajuan.

Berikut adalah rincian dan penjelasan simpel dari kedua kunci pokok tersebut:

Ciri Dakwah yang Moderat (Tengah-Tengah dan Damai)

Dakwah yang moderat adalah dakwah yang merangkul, bukan memukul. Ciri-cirinya meliputi:

  • Toleran dan menghargai perbedaan: Artinya, menghormati adanya perbedaan pandangan di masyarakat tanpa harus bermusuhan.
  • Menyelesaikan masalah tanpa menciptakan masalah baru: Artinya, mencari solusi yang bijak dan damai, bukan justru memperkeruh suasana.
  • Berpikir terbuka dan jauh ke depan: Artinya, siap menerima masukan positif dan selalu merencanakan masa depan yang lebih baik.
  • Memahami realita saat ini: Artinya, dakwah yang disampaikan harus nyambung dan relevan dengan kondisi kehidupan masyarakat sekarang.

Ciri Dakwah yang Berkemajuan (Modern dan Unggul)

Dakwah tidak hanya soal ceramah, tapi juga membangun peradaban. Ciri-cirinya meliputi:

  • Berorientasi pada ilmu pengetahuan: Artinya, setiap tindakan dan kebijakan dakwah selalu didasarkan pada data dan ilmu yang valid.
  • Berpikir rasional: Artinya, menggunakan akal sehat dan logika yang sehat dalam menghadapi berbagai persoalan.
  • Berorientasi pada kemaslahatan: Artinya, fokus utama dakwah adalah membawa manfaat, kebaikan, dan kesejahteraan bagi banyak orang.
  • Bekerja keras dan unggul: Artinya, tidak cepat puas, selalu bersungguh-sungguh, dan berusaha menjadi yang terbaik di segala bidang.

Dengan memadukan karakter moderat yang damai dan semangat berkemajuan yang modern, Muhammadiyah optimistis dapat terus memimpin umat menuju masa depan bangsa yang lebih cerah. || chusnun

 

Tinggalkan Balasan

Search